Mendagri Dorong Pemda buat Terobosan dan Inovasi untuk Jawab Tantangan Zaman

Friday, 18 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) membuat terobosan untuk menjawab tantangan dan perubahan zaman. Hal itu disampaikannya dalam acara Innovative Government Award (IGA) Tahun 2020 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (18/12/20).

Dalam sambutannya, Mendagri Tito mengatakan, sebagai acara rutin tahunan IGA 2020 diharapkan mampu menjadi ajang untuk menciptakan iklim yang kompetitif dalam hal terobosan dan inovasi daerah.

“Acara ini memang acara yang rutin, ritual tahunan, karena Kemendagri dalam tugas pokok dan fungsinya adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, tentu ingin agar pemerintahan di daerah dapat berjalan dengan baik, salah satunya adalah dengan menciptakan iklim yang kompetitif antara satu pemerintahan daerah dengan pemerintahan daerah lainnya, antar pemerintahan provinsi, kota, dan kabupaten,” kata Mendagri Tito.

Menurutnya, salah satu langkah untuk menciptakan iklim kompetitif tersebut dapat diuji di bidang inovasi, untuk merespon berbagai tantangan dan perubahan zaman yang kian dinamis dan serba cepat.

“Kita semua tahu, dunia kita ini dinamis sekali, bergerak sangat cepat, apalagi dengan adanya globalisasi, kemudian perubahan revolusi di bidang informasi, teknologi, ini membuat dunia bergerak sangat dinamis, dan yang paling berhasil adalah mereka yang berhasil melakukan langkah inovatif, tidak hanya business as usual, biasa-biasa saja, tapi yang bergerak penuh kreativitas, membuat langkah-langkah terobosan, itu yang akan membuat berhasil dibanding yang biasa-biasa saja, regular,” tandasnya.

Dengan demikian, Mendagri Tito menilai, Pemda memiliki peranan penting dalam membuat terobosan dan inovasi untuk merespon tantangan itu. Terlebih, sistem otonomi daerah mengamanatkan pembagian kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pemerintahan daerah di Indonesia, memiliki peranan yang sangat penting, karena kita sudah mengalami sistem perubahan politik yang tadinya sangat sentralistis, dengan adanya UU tentang Pemerintahan Daerah, maka sebagian besar kekuasaan diserahkan ke daerah, desentralisasi, yang konkuren, di luar (urusan) pemerintahan yang absolut, dan pemerintahan umum,” jelasnya.

See also  Kementerian PANRB Dukung Kabupaten Tapin Lahirkan MPP

Dijelaskannya, sistem otonomi daerah atau desentralisasi seharusnya direspon dengan semangat untuk mengembangkan daerah sesuai sumber daya yang ada, sehingga inovasi dan terobosan sangat dibutuhkan untuk daerah yang berdikari.

“Otomatis dengan kekauasaan dan kewenangan yang lebih besar pada pemerintahan daerah, spiritnya adalah daerah untuk mandiri, spirit mengembangkan daerah dengan sumber daya yang ada, maka daerah-daerah ini diharapkan mampu untuk bisa mandiri di segala bidang, terutama di bidang fiskal,” ujar Mendagri Tito.

Oleh karenanya, Mendagri Tito menilai peran kepala daerah sangat sentral dalam memanfaatkan peluang, mengomandoi segala bentuk kebijakan dan terobosan yang inovatif untuk mendukung daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Dibutuhkan leadership yang kuat, untuk bagaimana agar bisa me-manage (mengelola) segenap sumber daya yang ada di daerahnya, termasuk sumber daya personel dalam struktur pemerintahan maupun yang non-struktur untuk bisa diajak bersama-sama mengembangkan terobosan-terobosan,” imbuhnya.

Tak kalah penting, Mendagri Tito juga menggarisbawahi pentingnya kepala daerah yang memiliki entrepreneurship untuk dapat memanfaatkan peluang dan menciptakan inovasi.

Berita Terkait

Hutama Karya Siagakan Layanan Tol Sambut Mudik Lebaran 2026
Hutama Karya dan Gubernur Sumsel Tinjau Tol Palembang–Betung
Overkapasitas hingga Dugaan Pungutan di Lapas Disorot, DPD RI Perkuat Fungsi Pengawasan
Pendampingan Undip Dorong Produksi Kerupuk Ikan Rempang
Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak
Kawal Semua Potensi yang Ada di Desa, Kemendes PDT Gandeng BAPPISUS
Hutama Karya Batasi Operasional Angkutan Barang di JTTS Saat Mudik Lebaran 2026
Sahur Bareng Warga, Menteri Dody Pastikan Hunian Tapanuli Selatan Siap Dihuni Sebelum Lebaran

Berita Terkait

Thursday, 12 March 2026 - 00:48 WIB

Hutama Karya Siagakan Layanan Tol Sambut Mudik Lebaran 2026

Wednesday, 11 March 2026 - 21:40 WIB

Hutama Karya dan Gubernur Sumsel Tinjau Tol Palembang–Betung

Wednesday, 11 March 2026 - 15:44 WIB

Overkapasitas hingga Dugaan Pungutan di Lapas Disorot, DPD RI Perkuat Fungsi Pengawasan

Wednesday, 11 March 2026 - 10:19 WIB

Pendampingan Undip Dorong Produksi Kerupuk Ikan Rempang

Tuesday, 10 March 2026 - 00:43 WIB

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Berita Terbaru

foto istimewa

Ekonomi - Bisnis

Epson Indonesia Ajak Media Main Padel Sebelum Buka Puasa Bersama

Thursday, 12 Mar 2026 - 00:59 WIB

News

Hutama Karya Siagakan Layanan Tol Sambut Mudik Lebaran 2026

Thursday, 12 Mar 2026 - 00:48 WIB

Berita Utama

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Lebaran 2026

Thursday, 12 Mar 2026 - 00:42 WIB