Kemendagri Dorong Konsep Perencanaan Kota Tangguh Bencana Pandemi

Saturday, 19 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong konsep perencanaan kota tangguh bencana pandemi. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dalam Rakornas IAP (Ikatan Ahli Perencana) dengan tema “Penataan Ruang Pasca 2020: Penguatan Peran Profesi Perencana” secara virtual, pada Sabtu (19/12/20).

“Pesan saya kepada teman-teman IAP, yang pertama saya menyoroti diperlukan konsep perencanaan kota tangguh bencana pandemi, ini metodologi baru lagi, ini juga PR teman-teman IAP, tentu saja ke depan harus dikembangkan soal ini,” kata Hudori.

Hudori mengatakan, tak ada yang menyangka bahwa dunia akan dilanda pandemi di penghujung Tahun 2019 yang dirasakan hingga saat ini. Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai pandemi secara global oleh WHO, dan bencana non-alam oleh Pemerintah, telah mengubah berbagai tatanan kehidupan manusia. Untuk itu, kata Hudori, perlu langkah strategis dalam menghadapi situasi tak terprediksi ini.

“Perlu ada skenario pengalihan fungsi ruang sesuai kebutuhan mendesak dalam masa darurat,” ujarnya.

Tata ruang di masa pandemi, sambung Hudori, perlu direncanakan untuk menghadapi situasi tak terprediksi seperti semasa sekarang.

“Diperlukan dorongan IAP melalui pendampingan dalam pelaksanaan integrasi dokumen perencanaan spasial dan a-spasial. Selain itu, perlu perencanaan ruang yang komprehensif dalam pengembangan food estate untuk peningkatan ketahanan pangan nasional yang terintegrasi seperti ada di Kalteng, Sumut, dan Merauke,” tandasnya.

Ditambahkannya, konsep tata ruang di masa pandemi membutuhkan hadirnya smart city yang dapat mengimplementasikan berbagai layanan berbasis digital.

“Diperlukan pengembangan smart city dalam rangka implementasi transformasi digital, misalnya melalui e-governance, e-commerce, e-health, dan lainnya, kemudian untuk mendorong kemudahan investasi diperlukan percepatan penyusunan RDTR dan RTRW berbasis elektronik,” imbuhnya.

Terakhir, Hudori mengatakan, inovasi dan terobosan juga memiliki peran penting dalam membuat perencanaan tata ruang ke depan.

See also  Jelang Nataru, Pertamina Pastikan Bahan Bakar dan LPG di Kaltim Aman

“Saya sampaikan ini konteks pemikiran kita ke depan, supaya kita berpikir tidak hanya seperti dulu, memang harus diubah, pendekatan perencanaan ke depan itu tidak harus manual lagi, tapi harus ada terobosan baru,” pungkasnya.

Berita Terkait

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 Sep 2026 - 17:26 WIB