Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Wednesday, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Pembangunan bendungan ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan air, sekaligus memberikan manfaat dalam pengendalian banjir serta mendukung ketahanan energi bagi masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan bendungan harus selaras dengan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi agar ketersediaan air yang ditampung dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya untuk mendukung sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan tampungan air yang andal merupakan bagian penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Suplai air yang berkelanjutan menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Menteri Dody.

Pembangunan Bendungan Pelosika saat ini berada pada tahap proses pemprograman, dan siap untuk proses lelang, dengan masa pelaksanaan 2026–2030. Bendungan ini memiliki total kapasitas tampung 1,117 miliar m³ dengan tampungan efektif sebesar 808 juta m³. Luas genangan mencapai 5.451,56 hektare dengan luas daerah tangkapan air 2.780,93 km².

Kehadiran Bendungan Pelosika akan mendukung layanan irigasi seluas 20.458 hektare, yang terdiri atas 12.678 hektare daerah irigasi fungsional dan 7.780 hektare daerah irigasi potensial. Dukungan air irigasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari 220% menjadi 300%, sehingga lahan pertanian yang sebelumnya dapat ditanami dua kali dalam setahun berpotensi meningkat menjadi tiga kali dalam setahun.

Selain untuk irigasi, bendungan ini akan mendukung penyediaan air baku sebesar 750 liter per detik bagi masyarakat di Kabupaten Konawe. Air baku tersebut dapat diolah melalui instalasi pengolahan air (IPA) dan disalurkan melalui jaringan perpipaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih hingga sekitar 540.000 jiwa.

See also  Penyidik KLHK Tahan Dua Orang Tersangka Illegal Logging di Sumbawa

Bendungan Pelosika juga dirancang untuk mengurangi risiko banjir dari 19.330 hektare menjadi 6.301 hektare di wilayah Kabupaten Konawe yang mencakup 10 kecamatan, yakni Kecamatan Asinua, Abuki, Lambuya, Uepai, Unaaha, Konawe, Anggaberi, Wawotobi, Wonggeduku, dan Pondidaha.

Selain mendukung ketahanan pangan dan air serta pengendalian banjir, keberadaan bendungan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 40 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 261,12 MW.

Adapun kebutuhan anggaran pembangunan Bendungan Pelosika mencapai sekitar Rp9,8 triliun. Secara teknis, bendungan ini menggunakan tipe urugan inti clay dengan tinggi 63 meter, elevasi puncak bendungan 121 meter, panjang puncak total 404,26 meter, dan lebar puncak 15 meter. Untuk mendukung keamanan bendungan, desain Pelosika dilengkapi pelimpah utama tipe ogee serta pelimpah darurat tipe broad-crest.

Kehadiran Bendungan Pelosika merupakan bagian penting dari upaya Kementerian PU dalam memperkuat infrastruktur Sumber Daya Air di Sulawesi Tenggara, khususnya untuk mendukung ketahanan pangan, ketahanan air, pengendalian banjir, dan pemanfaatan energi secara berkelanjutan.(#PU608)

Berita Terkait

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir
Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi
Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards
Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui
Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Friday, 30 October 2026 - 22:16 WIB

Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Friday, 30 October 2026 - 12:41 WIB

Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi

Friday, 30 October 2026 - 10:32 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Friday, 30 October 2026 - 10:05 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui

Berita Terbaru