Siap Diresmikan, Pembangunan 2 Rusun Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Bagian dari Komitmen Program Prioritas

Friday, 25 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan melanjutkan pembangunan infrastruktur sebagai fokus pelaksanaan program prioritas Pemerintah. Sejalan dengan komitmen tersebut, Kementerian PUPR melalui Ditjen Perumahan telah menyelesaikan pembangunan 2 tower Rumah Susun (Rusun) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), di Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menyediakan hunian yang layak bagi mahasiswa.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan infrastruktur pendukung pendidikan seperti hunian santri dan mahasiswa, agar mereka bisa lebih fokus belajar untuk prestasi.

“Dengan dibangunnya rusun tersebut diharapkan bisa membantu para mahasiswa untuk mendapatkan asrama yang layak selama proses belajar mengajar sehingga diharapkan akan mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan Rusun Universitas Muhammadiyah Banjarmasin merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke kampus tersebut pada September 2017 lalu. Penyediaan hunian yang layak dan nyaman bagi mahasiswa UMB mengusung konsep Boarding University.

Kedua rusun dibangun bersebelahan yang berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi Lingkar Utara, Kabupaten Barito Kuala. Masing-masing Rusun memiliki tinggi 4 lantai berjumlah 50 unit dan 47 unit dengan kamar tipe 24. Pembangunan kedua Rusun dikerjakan oleh kontraktor PT.Charia Benefit Utama dengan biaya APBN TA 2018 sebesar Rp 24,88 miliar untuk Rusun 1 dan Rp 12,4 miliar untuk Rusun 2.

Rusun telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, listrik, jaringan air bersih dan kamar mandi komunal. Setiap unit kamar juga telah tersedia tempat tidur, meja dan kursi belajar, dan lemari pakaian. Saat ini rusun telah selesai 100% dan siap diresmikan pada minggu ke-4 Desember 2020.

See also  Kominfo Sediakan Layanan "Media Center" Jembatani Informasi Presidensi G20 Indonesia

Pembangunan rusun untuk meningkatkan kenyamanan belajar para mahasiswa terus dilakukan Kementerian PUPR. Sebelumnya pada periode 2015-2019 telah dibangun rumah susun untuk mahasiswa sebanyak 163 tower 8.465 unit dengan total biaya sekitar Rp 2,144 triliun. Pembangunan rusun dilanjutkan pada periode 2020-2024 dengan jumlah lebih banyak yakni 268 tower dengan total 53.332 unit. (*)

Berita Terkait

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian
Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 19:37 WIB

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian

Sunday, 16 August 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa

Saturday, 15 August 2026 - 17:03 WIB

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Thursday, 13 August 2026 - 15:56 WIB

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB