Pertamina Himbau Kembali Penggunaan Pembayaran Non Tunai dan Layanan Pesan Antar

Thursday, 14 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menyusul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau disebut juga Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di pulau Jawa dan Bali sejak 11 hingga 25 Januari 2021, Pertamina di wilayah Jawa Bagian Tengah melalui Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR, Marthia Mulia Asri, menghimbau kembali kepada para pelanggan agar menggunakan transaksi non tunai melalui MyPertamina atau memesan produk BBM dan LPG melalui layanan “delivery service” 135.

Menurut Marthia, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Pertamina tetap beroperasi dan menyalurkan BBM serta LPG kepada masyarakat. “Tidak ada penghentian atau pembatasan operasional, kami tetap melayani seperti biasa hanya saja masih menerapkan secara ketat protokol Covid-19 di seluruh fasilitas Pertamina”, ujarnya.

Selain itu, Marthia menambahkan bahwa Pertamina juga menghimbau seluruh konsumen untuk menggunakan aplikasi MyPertamina dan Link Aja untuk bertransaksi di SPBU. “Salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah kami terapkan semenjak awal pandemi di tahun 2020 adalah penggunaan transaksi non tunai seperti MyPertamina maupun alat pembayaran non tunai lainnya yang berlaku di SPBU”, tambahnya. 

Sedangkan bagi konsumen yang #dirumahaja juga dapat menggunakan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS) untuk mendapatkan produk BBM dan LPG. “Layanan PDS bisa digunakan dengan menghubungi kontak Pertamina 135. Produk yang dapat dilayani melalui program tersebut adalah BBM yaitu pertamax, pertamax turbo dan Dex series serta LPG bright gas ukuran 5,5 kg”, ungkap Thia.

PPKM : Konsumsi Avtur Mengalami Penurunan Semenjak Satgas Natal Tahun Baru

Selain kesiagaan stok BBM dan LPG selama PPKM, stok avtur untuk pesawat udara juga disiagakan Pertamina di wilayah Jawa Bagian Tengah. “Untuk avtur sendiri konsumsinya cenderung menurun setelah Satgas Nataru kemarin, saat ini rata-rata penyaluran Avtur di wilayah Jawa Bagian Tengah sekitar 142 KL per hari sementara saat Satgas kemarin mencapai 190 KL per hari”, ujar Marthia Mulia Asri selaku Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina JBT.

See also  TP PKK Didukung IKAPTK & Alumni IPDN Angkatan 20 Gebrak Masker se-Indonesia

Ia menambahkan untuk wilayah Jawa Tengah, konsumsi avtur di Bandara Ahmad Yani saat ini berkisar di angka 40 KL per hari dan di Adi Soemarmo sekitar 20 KL per hari. “Seperti yang kami sampaikan sebelumnya untuk stok avtur sendiri sangat aman dengan ketahanan stok hingga 50 hari”, pungkas Marthia.

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru