DAELPOS.com – Kuasa Hukum Ustadz Maaher sangat berduka dan menyesalkan dengan meninggalnya kliennya di Rutan Mabes Polri. Pasalnya, dengan kondisi kesehatan yang dialami Ustadz Maaher, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan penangguhan penahanan dengan pertimbangan unsur kemanusian.
“Saya sebagai kuasa hukum beliau turut berduka cita sedalam dalamnya. Sebelumnya kami sudah upayakan untuk penangguhan beliau namun tidak pernah dikabulkan dan saya sangat menyesalkan upaya yang sudah tidak menimbang unsur kemanusian,” kata salah satu kuasa hukum Ustadz Maaher, Habib Novel Bakmumin saat dihubungi, Senin malam (8/2/21).
Dengan peristiwa yang terjadi, lanjut dia, kuasa hukum meminta keterangan terbuka dari tim medis setempat untuk mengklarifikasi sebab kematian Ustad Maaher.
Novel menduga, salah satu penyebab memburuknya kondisi kesehatan Ustadz Maaher sampai akhirnya meninggal, karena kondisi sirkulasi udara di Rutan Mabes Polri yang buruk.
“Apa lagi posisi Rutannya berdekatan dengan genset. Suaranya genset yang juga berisik juga sangat mengganggu para tahanan,” ujarnya.
“Kami sebagai kuasa hukum meminta keterangan terbuka dari tim medis setempat untuk mengklarifikasi sebab kematian tersebut. Dan kami akan meminta kepada IDI untuk dibentuknya tim medis independen kalau memang kematian Ustadz Maaher ada kejanggalan,” tambahnya.[fah]








