KemenkopUKM Pastikan Pemerintah All Out Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi

Tuesday, 4 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menyatakan akan terus berupaya maksimal untuk pemulihan ekonomi nasional, khususnya bagi UMKM di tengah ancaman lonjakan kasus Covid-19. Hal ini terkait dengan potensi penularan Covid19 yang dipicu oleh momentum hari raya Idul Fitri, dimana para ekspatriat dan pekerja melakukan mudik lebaran atau pulang kampung.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya, menjelaskan meski ancaman dan tantangan pemulihan ekonomi nasional (PEN) kian berat, pemerintah tetap komitmen memberikan bantuan bagi pelaku usaha khususnya sektor UMKM untuk tetap bertahan. Di sisi lain, pemerintah juga tetap fokus melakukan pengendalian laju pertambahan kasus Covid-19 melalui berbagai upaya pencegahan yang dikoordinatori oleh Satgas Penanganan Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan.

“Seperti diperkirakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) pada pertengahan 2020 tentang kemungkinan second wave pandemi Covid19, memang di beberapa negara hal itu terjadi. Akibatnya proses penyembuhan dan penyelesaian Covid bertambah lama. Artinya pemulihan ekonomi juga akan bertambah tantangannya,” kata Eddy Satriya saat memberikan sambutan pada acara Bazzar Ramadhan dan Penunjukan Duta UMKM di Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/5/2021).

Eddy menegaskan bahwa dukungan yang diluncurkan pemerintah pusat akan terus berlanjut. Bantuan itu seperti program restrukturisasi, pemberian subsidi bunga KUR dan non KUR, PPh final ditanggung pemerintah, imbal jasa penjaminan dan penyediaan dana bergulir bagi koperasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Satuan Kerja dari KemenkopUKM.

Pemerintah juga dipastikan melanjutkan pemberian bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro (BPUM) di tahun ini. Dijelaskan Eddy bahwa anggaran BPUM yang telah disiapkan tahun 2021 ini sebesar 11,76 triliun yang akan diperuntukkan bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Diharapkan akan ada tambahan untuk 3 juta penerima lagi.

See also  Sistem Informasi Geospasial KLHK Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Tahun 2023

Dia berharap dengan adanya BPUM dapat membantu pelaku usaha tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda. Diakuinya bahwa selama ini UMKM selalu menjadi bumper bagi krisis ekonomi seperti krisis moneter 1997-1998 dan krisis tahun 2008. Dia optimis dengan sinergi semua stakeholder dari tingkat pusat hingga daerah, krisis ekonomi akibat Covid-19 ini juga bisa dilalui dengan baik melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) khususnya produk UMKM.

“Kita tetap harapkan ada pendataan dari Bapak/ Ibu semua (Kepala Dinas dan stakeholder terkait). Meski tahun ini jumlahnya turun menjadi Rp1,2 juta per penerima tapi kami rasa bantuan BPUM bisa jadi tambahan modal produktif dan jadi tambahan untuk pengadaan bahan baku bagi pelaku usaha mikro,” sambung Eddy.

Eddy mengapresiasi upaya pemerintah daerah Kabupaten Majalengka yang berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM sehingga bisa berkontribusi terhadap perekonomian wilayah. Dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Majalengka menjadi salah satu yang positif dibandingkan wilayah lainnya. Hal itu terjadi karena peran sektor UMKM khususnya sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di wilayah ini berkembang cukup baik meski di tengah pandemi.

“Majalengka memperlihatkan resilientnya di tengah pandemi. Di sini sektor pertanian tumbuh bagus. Jadi ini perlu kerjasama kita semua agar tidak hanya soal pemasaran saja yang digarap tapi kita harus sediakan dukungan lain terutama bagi sektor pertanian perkebunan, peternakan karena saya pikir dalam 5 tahun mendatang ini jadi tumpuan ekonomi kita,” pungkas Eddy.

Di tempat yang sama Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan bahwa jumlah UMKM di wilayahnya tahun 2020 sebanyak 28.722 unit. Dari jumlah itu didominasi oleh sektor usaha mikro yang mencapai sekitar 27.542 unit. Besarnya jumlah UMKM ini diharapkan bisa menjadi penopang bagi perekonomian di Majalengka.

See also  Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat

Dijelaskannya bahwa dalam menjalankan usahanya, para pelaku UMKM menemukan berbagai kendala seperti keterbatasan modal usaha, kendala teknis hingga keterbatasan akses pemasaran. Oleh sebab itu pihaknya meminta agar ada keikutsertaan dari semua pihak khususnya Kementerian Koperasi dan UKM untuk memberikan dukungannya.

“Mohon dibantu Majalengka Pak Deputi, karena awalnya kota ini sepi ibarat kota pensiun tapi kita terus gerak cepat dengan melakukan inovasi, kreatifitas untuk ciptakan sesuatu. Alhamdulillah kini Majalengka bisa sejajar bahkan di atas kabupaten lain,” ujar Karna.

Untuk bantuan BPUM tahun 2020, Kabupaten Majalengka mendapatkan dana sebesar Rp87 miliar yang diperuntukkan bagi 36.000 pelaku usaha mikro. Tahun ini pihaknya telah mengajukan ke pemerintah pusat agar program BPUM bagi 17.000 pelaku usaha mikro kembali mendapatkan BPUM tersebut.

Sementara itu terkait penunjukan Aurra Kharisma sebagai Duta UMKM Majalengka, Karna berharap bisa memberikan efek positif bagi pemasaran produk UMKM Majalengka. Sebagai Miss Grand Internasional 2021 yang bergaul di dunia internasional, Aurra dinilai memiliki relasi yang baik dalam kancah global sehingga bisa menjadi sarana peningkatan brand UMKM lokal di dunia internasional.

“Sehebat apapun potensi yang kita miliki tanpa strategi pemasaran yang baik potensi ini akan jadi biasa saja. Maka dengan Duta UMKM ini kita harap bisa membantu pemasaran produk UMKM kita,” pungkas dia.

Aurra Kharisma mengaku terhormat atas penobatan dirinya sebagai Duta UMKM Majalengka. Dia berharap dengan kepercayaan tersebut bisa membantu masyarakat khususnya pelaku UMKM di Majalengka mendapatkan pasar baru. Dia menyatakan kesiapannya untuk membantu pemasaran produk UMKM di kancah internasional melalui jaringan yang dimilikinya.

“Terima kasih atas kepercayaan ini, mudah-mudahan saya bisa membantu bapak-ibu semua dalam mempromosikan produk-produk UMKM Majalengka supaya bisa lebih dikenal,” tutur Aurra.

Berita Terkait

Cegah PHK 9.000 PPPK, Senator NTT Minta Revisi UU HKPD
Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal
Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas
Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional
Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat
Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028
BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 01:13 WIB

Cegah PHK 9.000 PPPK, Senator NTT Minta Revisi UU HKPD

Sunday, 8 March 2026 - 20:00 WIB

Tertarik Investasi di Kawasan Transmigrasi, China Energy Siap Serap 5.000 Tenaga Kerja Lokal

Saturday, 7 March 2026 - 11:19 WIB

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Thursday, 5 March 2026 - 16:56 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas

Wednesday, 4 March 2026 - 22:46 WIB

Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional

Berita Terbaru

Berita Utama

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun

Tuesday, 10 Mar 2026 - 01:01 WIB

ilustrasi / foto ist

Ekonomi - Bisnis

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:55 WIB

Ekonomi - Bisnis

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:45 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pramono Dukung Kebijakan Pembatasan Medsos bagi Anak

Tuesday, 10 Mar 2026 - 00:43 WIB