Selesai Akhir Mei, Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo Kabupaten Barru Tingkatkan Konektivitas Antar Wilayah di Provinsi Sulsel

Monday, 10 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Penanganan jembatan bertujuan untuk menjaga umur layanan jembatan sekaligus meningkatkan konektivitas antar wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat, transportasi, dan logistik di ruas Pangkep – Barru – Pare-pare.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan perekonomian wilayah meningkat.

“Konektivitas jalan dan jembatan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar. Untuk itu pembangunannya terus dilanjutkan dengan tetap memperhatikan protokol physical dan social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19, misal pelaksanaan dengan tenaga kerja yang fit, terbatas jumlahnya dan tetap menjaga jarak aman,” kata Menteri Basuki.

Pemeliharaan Jembatan Sungai Bojo merupakan bagian dari pekerjaan long segment ruas Jalan Pangkep – Barru – Pare-pare senilai Rp 19 miliar. Pekerjaan pemeliharaan meliputi perbaikan bagian atas jembatan seperti lantai jembatan yang sudah mulai retak dan gompal serta bagian bawah seperti balok anak dan balok induk yang keropos.

“Kita lakukan grouting dan patching terhadap kerusakan dan juga pengecatan beton pelengkung yang sifatnya protektif serta dilakukan pengantian siar muai di lapangan biar awet dan tahan lama yang sudah asphaltic plug diganti baja siku,” kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan Muhammad Insan.

Penanganan Jembatan Sungai Bojo direncanakan rampung pada akhir bulan ini. Diharapkan dengan terselesaikannya pemeliharan jembatan akan menjaga umur layanan jembatan yang mulai beroperasi pada tahun 2010 tersebut, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menghubungkan antar wilayah sehingga mengurangi biaya produksi.

See also  Mentan Dampingi Prabowo dalam Kunjungan ke Singapura

“Output rehabilitasi jembatan (termasuk Jembatan Lampoko dan Jembatan Takalasi) sampai saat ini sudah 75% dan diperkirakan selesai pada akhir bulan Mei,” terang Muhammad Insan. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Monday, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terbaru