Tinjau Progres Penataan DPSP Labuan Bajo, Menteri Basuki Tekankan Pentingnya Penghijauan

Tuesday, 1 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Memanfaatkan hari libur memperingati lahirnya Pancasila pada Selasa (1/6/2021), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau sejumlah progres pembangunan sarana dan prasarana pendukung pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungannya kali ini, Menteri Basuki meninjau penataan kawasan Pulau Rinca, Penataan Pantai Marina Bukit Pramuka, dan penataan trotoar Jalan Soekarno-Hatta atas.

Menteri Basuki menargetkan sejumlah pekerjaan pendukung pariwisata DPSP Labuan Bajo rampung sebelum akhir tahun 2021 untuk mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru (new normal) Pandemi COVID-19. Selain menargetkan penyelesaian pekerjaan, Menteri Basuki juga mengingatkan pentingnya penghijauan pada infrastruktur yang dibangun sebagai aspek konservasi lingkungan.

“Untuk di Pulau Rinca, progres fisik pembangunan Pengaman Pantai Loh Buaya Pulau Rinca sudah 87,3% dan fasilitas penunjang wisata Pulau Rinca sudah 58,7%. Ditargetkan Agustus 2021 harus selesai. Lakukan penghijauan penanaman pohon yang besar, juga pada jalur yang tidak terlewat kontruksi,” kata Menteri Basuki.

Selain penghijauan, khusus di Pulau Rinca Menteri Basuki menginstruksikan agar dilakukan pengeboran dari sumber mata air untuk menambah pasokan air baku. “Jangan ambil sumber air dari Labuan Bajo, upayakan pengeboran mata air scara maksimal,” ujarnya.

Untuk melindungi Taman Nasional Komodo sebagai World Heritage Site UNESCO yang memiliki Outstanding Universal Value (OUV), Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) dan Ditjen Cipta Karya melaksanakan penataan kawasan Pulau Rinca dengan penuh kehati-hatian.

Dalam bidang SDA, penataan kawasan Pulau Rinca dilakukan melalui pembangunan Pengaman Pantai Loh Buaya Pulau Rinca yang telah dimulai sejak September 2020 lalu. Pekerjaannya meliputi pembangunan tembok laut sepanjang 100 meter (m), pembangunan dermaga (80 m), dermaga apung (40 m) sebanyak 2 buah, elevated deck pada ruas eksisting berfungsi sebagai jalan akses yang menghubungkan dermaga, pusat informasi serta penginapan ranger, guide dan peneliti yang dirancang setinggi 2 meter agar tidak mengganggu aktivitas komodo dan hewan lain yang melintas serta melindungi keselamatan pengunjung. Total nilai kontraknya sebesar Rp50,11 miliar.

See also  Presiden Jokowi Resmikan Gedung Kantor Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia

Sementara di bidang Cipta Karya penataan kawasan Pulau Rinca berupa fasilitas penunjang wisata meliputi bangunan Pusat Informasi yang terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house dan kafetaria, serta bangunan penginapan untuk para ranger, pemandu wisata, dan peneliti, yang dilengkapi dengan pos penelitian dan pemantauan habitat komodo.

Setelah meninjau progres penataan kawasan Pulau Rinca, Menteri Basuki meninjau progres penataan Pantai Marina Bukit Pramuka di zona 3&5 serta zona 1&2. “Untuk di zona 1 dan 2 saya minta September 2021 selesai, disusul zona 3 dan 5 November 2021 selesai. Lakukan juga penghijauan dengan ditanami pohon yang besar agar teduh seperti Pohin Ketapang Kencana,” pesan Menteri Basuki.

Terakhir Menteri Basuki juga meninjau kondisi terkini penataan trotoar Jalan Soekarno-Hatta atas yang konstruksinya telah rampung 100% dengan biaya Rp60,36 miliar. “Karena ini masih dalam masa pemeliharaan setelah kontrak konstruksi, saya minta agar tetap diperhatikan kebersihannya agar tidak kotor,” tuturnya.

Turut hadir dalam peninjauam tersebut Wakil Gubernur NTTJosef Nae Soi, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang Agus Sosiawan, Kepala BPJN NTT Muktar Napitupulu, Kepala BPPW NTT Herman Tobo. (*)

Berita Terkait

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang
DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial
Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air
Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026
Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026
BNI dan Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan dan Perpajakan Digital bagi UMKM
Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung
Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:18 WIB

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang

Monday, 21 September 2026 - 18:27 WIB

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air

Saturday, 19 September 2026 - 22:05 WIB

Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Friday, 18 September 2026 - 17:01 WIB

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Berita Terbaru