Dukung Produksi Pertanian Berkelanjutan, Kementerian PUPR Targetkan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru Provinsi Maluku Selesai Agustus 2023

Friday, 16 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Ditjen Sumber Daya Air terus membangun bendungan diberbagai wilayah. Salah satunya adalah Bendungan Way Apu sebagai bendungan multifungsi di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Bendungan berkapasitas tampung 50,05 juta m3 ditargetkan selesai Agustus 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. Di samping itu kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Menteri Basuki.

Bendungan Way Apu dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp.2,08 triliun tersebut terbagi menjadi 2 (dua) paket, yakni paket 1 berupa konstruksi bendungan utama senilai Rp.1,07 triliun oleh PT. Pembangunan Perumahan – Adhi Karya KSO progresnya mencapai 24,4 %. Pekerjaan paket 2 berupa konstruksi bendungan pelimpah (spillway) senilai Rp.1,013 triliun oleh PT Hutama Karya – Jakon KSO progresnya mencapai 25,5 % .Sedangkan supervisi pembangunan bendungan senilai Rp.76 miliar oleh PT Indra Karya.

Bendungan Way Apu membendung Sungai Way Apu dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 422,08 hektar merupakan tipe zonal urugan inti tegak dengan tinggi mencapai 72 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas daerah genangan mencapai 235,10 hektar.

Apabila sudah beroperasi, Bendungan Way Apu diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar antara lain tersedianya air irigasi seluas 10.000 hektar, tersedianya air baku dengan debit 0,5 m3/detik, mereduksi banjir sebesar 557 m3/detik, dan sebagai tempat pariwisata baru yang akan menumbuhkan perekonomian daerah.

See also  Pantau Pos Pengamatan G. Merapi, Menteri ESDM Ingin Pastikan Masyarakat Liburan Nataru dengan Tenang

Selain itu, Bendungan Way Apu yang terletak di dua kecamatan Kabupaten Buru Provinsi Maluku, yaitu di Desa Wapsalit Kecamatan Lolong Guba dan Desa Wea Flan Kecamatan Wae Lata dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik sebesar 8 megawatt yang mampu menerangi kurang lebih 8.750 rumah. (*)

Berita Terkait

Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun
Kementerian PU Dukung Penanganan Karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah
Jembatan Lumut Aceh Tengah Rampung 100 Persen, Akses Warga Pulih Pascabencana
Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong
Kementerian PU Normalisasi Saluran Sekunder Tambun, 875,68 Hektare Sawah di Karawang Terairi
CESGS Apresiasi Sepuluh Perusahaan melalui ESG Leadership Award 2026
Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores
Cegah Banjir Tanjungpinang, Menteri PU Dorong Penanganan dari Sungai hingga Muara

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 22:39 WIB

Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun

Wednesday, 2 September 2026 - 19:56 WIB

Kementerian PU Dukung Penanganan Karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah

Wednesday, 2 September 2026 - 08:48 WIB

Jembatan Lumut Aceh Tengah Rampung 100 Persen, Akses Warga Pulih Pascabencana

Tuesday, 1 September 2026 - 19:13 WIB

Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong

Tuesday, 1 September 2026 - 18:50 WIB

Kementerian PU Normalisasi Saluran Sekunder Tambun, 875,68 Hektare Sawah di Karawang Terairi

Berita Terbaru

Berita Utama

Prabowo Tegaskan Arah Investasi: Hilirisasi Untuk Kesejahteraan

Friday, 4 Sep 2026 - 18:56 WIB