Prabowo Tegaskan Arah Investasi: Hilirisasi Untuk Kesejahteraan

Friday, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – VLADIVOSTOK, RUSIA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi investasi yang mampu menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan penguasaan teknologi. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri 11th Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).

Dalam pidatonya, Presiden menekankan prinsip “the greatest good for the greatest many” sebagai arah pembangunan Indonesia. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari sejauh mana pertumbuhan tersebut memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Development cannot only benefit the few. Development must be measured at the dinner table of ordinary families,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan, prinsip tersebut menjadi salah satu landasan pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri. Indonesia, menurutnya, ingin memastikan sumber daya alam yang dimiliki tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah di dalam negeri sehingga menghasilkan industri bernilai tambah, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

“Ini sebabnya kami mempercepat hilirisasi industri, sehingga sumber daya alam kita dapat menciptakan industri, keterampilan, dan pekerjaan yang baik di dalam negeri,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengangkat jutaan orang dari kemiskinan menuju kehidupan yang lebih bermartabat.

Berdasarkan data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, investasi Rusia di Indonesia sepanjang 2021 – Semester I 2026 mencapai USD 726 juta. Dengan tiga sektor tertinggi yaitu 1) perumahan, kawasan industri, dan bangunan gedung, 2) jasa lainnya, 3) hotel dan restoran. Sedangkan untuk tujuan investasi per lokasi, di antaranya 1) Bali, 2) Nusa Tenggara Barat, dan 3) Jakarta.

See also  RIPD 2025–2045 Dikebut, Pemerintah Bidik Lompatan Ekonomi dan Layanan Publik Makin Prima

Sejalan dengan agenda tersebut, Presiden juga menyampaikan keterbukaan Indonesia terhadap investasi dan penguasaan teknologi di sektor-sektor strategis masa depan. Indonesia, kata Presiden, membutuhkan pengetahuan dan investasi dalam bidang energi terbarukan, smart grid, serta energi nuklir, termasuk teknologi modular dan teknologi berskala penuh.

“Kami mencari pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, smart grid, dan tenaga nuklir, termasuk teknologi modular dan teknologi berskala penuh,” ujar Presiden.

Pernyataan Presiden tersebut menegaskan bahwa strategi investasi Indonesia ke depan tidak hanya diarahkan pada peningkatan nilai investasi, tetapi juga pada kualitas investasi. Investasi diharapkan mampu memperkuat struktur industri nasional, mempercepat transformasi ekonomi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta membawa masuk teknologi dan pengetahuan yang dibutuhkan Indonesia untuk membangun industri masa depan.

Kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama pada EEF ke-11 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan Rusia dan mitra internasional lainnya. Forum yang berlangsung di Vladivostok tersebut menjadi salah satu platform penting untuk memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, energi, teknologi, dan sektor strategis lainnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ke Rusia sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat diplomasi ekonomi dan membuka peluang investasi strategis yang mendukung agenda pembangunan nasional.

Melalui arah kebijakan tersebut, Indonesia terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang tidak hanya berorientasi pada besarnya modal yang masuk, tetapi juga pada kontribusinya terhadap industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Berita Terkait

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN
BSI Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM di Business Hub di International Expo 2026
Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah
Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani
Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur
Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 10:58 WIB

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN

Saturday, 24 October 2026 - 10:53 WIB

BSI Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM di Business Hub di International Expo 2026

Friday, 23 October 2026 - 18:24 WIB

Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah

Friday, 23 October 2026 - 18:15 WIB

Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman

Friday, 23 October 2026 - 14:08 WIB

Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

News

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:33 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:29 WIB