MenkopUKM: Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta Penting untuk Mendorong Kemajuan Koperasi di Indonesia

Monday, 23 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan, Bung Karno dan Bung Hatta yang sejak muda tumbuh dalam perjuangan kolonialisme memiliki visi yang kuat dalam membangun kemandirian politik, budaya, dan ekonomi bangsa Indonesia.

“Buah perjuangan 2 tokoh proklamator ini dirumuskan sangat jelas dalam pasal 33 Undang Undang Dasar (UUD) Tahun 1945, yaitu sistem perekonomian yang berasaskan kekeluargaan. Menurut Bung Hatta, sistem ekonomi kekeluargaan berwujud dalam koperasi,” kata Menteri Teten dalam webinar Internalisasi Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta: Literasi Kebangsaan Memperkokoh Nasionalisme, Jakarta, Senin (23/8).

Bung Hatta pernah menyampaikan “Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta.”

“Saya kira ini sangat mendalam sekali, saat ini kita sedang diuji bagaimana bangsa Indonesia dapat bersatu padu untuk melewati masa – masa sulit. Pandemi harus kita sikapi sebagai momentum memperkuat kemandirian, begitupun dalam melewati masa – masa sulit akibat dampak pandemi Covid-19,” ucap Teten.

Dalam rangka menyiapkan tatanan normal baru MenkopUKM mengajak masyarakat luas untuk bersama – sama memperkuat koperasi.

“Kekuatan kemandirian ekonomi itu ada di tangan masyarakat. Itulah mengapa koperasi bukan hanya kegiatan ekonomi, koperasi juga merupakan kegiatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat,” tegas Teten.

Dengan berkoperasi, lanjut Teten, petani skala kecil akan memiliki posisi tawar yang kuat memudahkan integrasi usaha hulu-hilir dengan pelibatan kemitraan para pihak dalam rantai pasok (inclusive closed loop), adopsi teknologi, akses pembiayaan, terhubung dengan offtaker, dan memiliki tata kelola dan manajemen lebih profesional.

“Dengan begitu, untung usahanya dinikmati seluruh anggota. Resiko usahanya juga terasa kecil karena dibagi rata kepada seluruh anggota,” kata MenkopUKM.

See also  Polri-Kemnaker Tangkap Pemalsu Sertifikat K3

Teten menegaskan, bahwa pihaknya saat ini tengah fokus dalam mengembangkan Koperasi Modern, di mana pada tahun 2021 ini ia menargetkan lahir 100 koperasi modern dengan 40-nya adalah Koperasi Pangan.

“Kami percaya di sektor panganlah keunggulan kita. LPDB-KUMKM selaku Badan Layanan Umum (BLU) kami, kita hadirkan 100% untuk koperasi dengan prioritas sektor riil. Kami juga mendukung digitalisasi melalui Portal IDX COOP (Portal Inovasi Koperasi) yang mendokumentasikan berbagai gagasan dan praktik inovasi perkoperasian,” ujar Teten.

Teten berharap dengan berbagai upaya hal tersebut dapat meningkatkan kontribusi koperasi terhadap perekonomian nasional meningkat dari 5% di tahun 2020 menjadi 5,5% di tahun 2024.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando mengatakan, berdasarkan arahan Bapak Presiden, pihaknya telah memberikan dukungan berupa penguatan literasi bagi pelaku UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi.

“Kami telah mengumpulkan artikel-artikel berbasis UMKM yang nantinya bisa dikerjasamakan dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Kami berharap Pak Menteri bisa memerintahkan jajaran di Kementerian Koperasi dan UKM untuk mempublikasikan segala bentuk program-program ke dalam platform Aplikasi Perpustakaan Digital Perpustakaan Nasional (Ipusnas) sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat dalam bentuk digital,” kata Syarif.

Lebih lanjut, Syarif menambahkan, pihaknya juga siap bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM dengan membuat pojok baca di 100 Koperasi Modern. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat sehingga koperasi dan UMKM dapat semakin maju di Indonesia,” pungkas Syarif.

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng
Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN
Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa
Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 09:43 WIB

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng

Tuesday, 25 August 2026 - 14:11 WIB

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut

Tuesday, 25 August 2026 - 00:06 WIB

Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Monday, 24 August 2026 - 23:53 WIB

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Monday, 24 August 2026 - 18:45 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:19 WIB

Berita Utama

Perkuat Hubungan Diplomasi, Kuwait-Indonesia Akan Kolaborasi Bangun Desa

Wednesday, 26 Aug 2026 - 19:14 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026). Foto: Komdigi

Berita Utama

Meutya Hafid Dorong KPI Adaptif Hadapi Era Streaming

Wednesday, 26 Aug 2026 - 18:58 WIB

Berita Utama

Jelang Aksi di DPR, Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Aman

Wednesday, 26 Aug 2026 - 18:51 WIB