Ketua Intek LH PKS: Target 1 Juta Barel Oil Per Hari Kurang Realistis

Monday, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Net

foto Ilustrasi / Net

DAELPOS.com – Ketua DPP Bidang Industri Teknokogi dan Ingkungan Hidup (Intek LH) PKS Mardani Ali Sera mengemukakan beberapa tantangan terkait target pemerintah mengenai produksi 1 juta barel oil per hari di tahun 2030.

Target 1 juta barel oil per hari (BPOD) tahun 2030 dinilai kurang realistis mengingat setiap tahunnya defisit minyak Indonesia kian meningkat. Menurut Mardani, langkah-langkah strategis dan terukur harus dipaparkan secara rinci oleh pemangku kebijakan sehingga para pelaku industri hulu migas dapat memahami dan menerapkannya. “Indonesia mengalami defisit minyak sejak tahun 2004. Defisit ini terus meningkat hingga saat ini yang menyebabkan beban impor minyak terus meningkat.” ujarnya.

Selain itu, tantangan lain yang harus dihadapi industri hulu migas di Indonesia adalah bagaimana menggairahkan kembali iklim investasi untuk eksplorasi. Diketahui, sepanjang tahun 2020 kemarin, realisasi investasi hulu migas hanya mencapai US$10,21 miliar dari target sebesar US$12,10 miliar. Hal ini menurut Mardani, menjadi salah satu faktor yang menandakan target pemerintah kurang realistis karena masih banyak yang harus dibenahi di industri hulu migas.

“Dalam 15 tahun terakhir aktivitas eksplorasi cukup minim terjadi di Indonesia. Padahal, negara lain yang cadangan migasnya di bawah Indonesia sudah banyak berbenah untuk menghadirkan investasi hulu migas.” tuturnya.

Oleh karena itu, rancangan strategis oleh SKK Migas perlu di kaji dengan seksama karena memiliki tantangan tersendiri dalam penerapannya. Hal tersebut disampaikan dalam rangka menyambut acara PKS Energy Talk II yang diselenggarakan oleh DPP PKS, Selasa 21 September mendatang. Acara ini bertujuan untuk mendiskusikan rasionalisasi strategi pemerintah dalam meraih target produksi minyak nasional di tahun 2030. Mardani menambahkan, isu lingkungan juga harus diperhatikan pada era transisi energi ini.

See also  Farchan Noor Rachman, Sosok Inspiratif Dibalik Taxmin

“Tantangan lainnya yaitu isu global terhadap pengurangan emisi karbon, dan ini menjadi tekanan tersendiri bagi industry hulu migas. Terobosan dan strategi difersifikasi bisnis energi harus dilaksanakan oleh industri migas.” imbuhnya.

Sebagai penutup, Mardani juga mengingatkan beberapa hal penting dalam pelaksanaan strategi yang dirancang SKK Migas, salah satunya adalah waktu yang tersisa untuk mencapai target tersebut.

“Waktu yang tersisa sampai 2030 itu cukup pendek, apalagi untuk skala Migas yang mana rata-rata waktu diperlukan dari kegiatan explorasi sampai dengan produksi komersial saja mencapai 7 – 15 tahun, dan itupun jika berhasil,” tutupnya.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB

Ekonomi - Bisnis

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:48 WIB