Kala Gus Menteri Hormati Guru Ngaji

Thursday, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOREANG - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri peluncuran program milik Pemerintah, Launcing pendidikan keagamaan melalui program sekolah mengaji, Kabupaten Bandung, Kamis (30/9)

SOREANG - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menghadiri peluncuran program milik Pemerintah, Launcing pendidikan keagamaan melalui program sekolah mengaji, Kabupaten Bandung, Kamis (30/9)

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meluncurkan program milik Pemerintah Kabupaten Bandung yaitu Program Sekolah Mengaji, Kamis (30/9/2021).

Program ini memberikan insentif kepada para Guru Mengaji yang mengajarkan anak-anak untuk membaca Al Qur’an.

Gus Menteri, sapaan akrabnya, merasa bersyukur karena diberikan kesempatan untuk menghadiri acara yang memuliakan Guru Mengaji.

Bahkan Gus Menteri tidak tanggung-tanggung memberikan pantun kehormatan untuk Para Guru Ngaji itu.

“Pergi ke Roma bersama Mama
Tidak lupa membawa buah kurma
Pendidikan Agama yang paling utama
Membentuk siswa menjadi insan bertakwa,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Pantun berikutnya semakin menegaskan penghargaan Gus Menteri kepada Guru Mengaji

“Musim haji banyak jamaahnya
Rindu bertamu ke makam Rosulullah
Jadi Guru Ngaji banyak berkahnya
Berbagi ilmu bekal menghadap Allah,” kata Gus Menteri disambut tepukan riuh peserta yang hadir.

“Budaya antri budaya yang terpuji
Harus ditiru di seluruh penjuru negeri
Saya dulu santri, juga rajin mengaji
Berkat guru sekarang saya jadi Menteri,” sambung Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Gus Halim lantas bercerita soal KH Abdussalam, salah satu pendiri Pondok Pesantren Kajen di Pati, yang salah satu santrinya Rois Aam PBNU KH Sahal Mahfudz.

Tokoh kedua adalah pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

Suatu hari, kata Gus Halim, KH Hasyim mengadakan perjalanan dari Jombang menuju Pati ke kediaman Abdussalam. Setiba disana, KH Hasyim tidak berani mengetuk pintu.

“Karena saat itu KH Abdussalam sedang mengajar ngaji anak-anak kecil jadi KH Hasyim memilih duduk di ruang sebelah,” kata Gus Menteri.

Saat menyimak KH Abdussalam mengajar Ngaji, KH Hasyim merenung dan bertasbih.

See also  BMKG: Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

KH Abdussalam dikenal sangat alim dengan kedalaman ilmu dan menguasai semua kitab tapi masih sempat mengajar ngaji anak-anak kecil.

KH Hasyim ‘iri’ karena KH Abdussalam masih melakukan hal yang tidak bisa dilakukan.

“Intinya cerita ini, betapa mulianya dan betapa luar biasanya Guri Ngaji di hadapan KH Hasyim Asy’ari karena dengan ngaji anak-anak bisa baca Quran dan Salat yang merupakan pondasi utama membangun Generasi Penerus,” kata Gus Halim.

Gus Menteri bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Ketua Fraksi PKB DPR H Cucun Ahmad Syamsurijal meluncurkan Program Sekolah Mengaji itu. Setelah itu menyerahkan secara simbolis diberikan insentif kepada Para Guru Mengaji itu

Sebelumnya, Bupati Bandung, HM Dadang Supriatna, mengatakan, kegiatan ini merupakan program unggulan yang hari ini diimplementasikan untuk memotivasi para guru ngaji untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajarannya.

Bupati yang akrab di sapa Kang DS itu, mengharapkan, dari bantuan insentif ini bisa juga meningkatkan kesejahteraan kehidupan guru ngaji berkaitan dengan perekonomiannya.

Jumlah guru ngaji yang terdata saat ini, dia mengemukakan, berkisar 16 ribu orang guru ngaji yang menerima kartu bantuan insentif. Para guru ngaji itu jelas keberadaannya juga kegiatannya dalam kesehariannya. Termasuk pengabdiannya memberikan pelayanan keagamaan.

“Intinya program ini berorientasi untuk mencerdaskan bangsa dan menciptakan insan-insan pecinta Qur’ani,” pungkas Kang DS.

Turut Hadir Kepala Pusdatin Kemendes PDTT Ivanovich Agusta, Wakil Bupati Sahrul Gunawan dan Forkompinda Kabupaten Bandung.

Berita Terkait

Momentum Presiden Prabowo
Integrasi BP2SDM Perkuat Perempuan Sulbar di Sektor Kehutanan
Membangun Kawasan Transmigrasi Berkualitas, Wamen Viva Yoga: Perlu Kreasi dan Inovasi
Imbas Unjuk Rasa, 7 Gerbang Tol Cawang-Tomang-Pluit Terbakar
Buka Workshop Nasional Program TEKAD, Sekjen Kemendes Harap Terjadi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Timur
Pesan Wamendes: Peserta PANALPDP Harus Jadi Kreator Desa
Haidar Alwi: Jangan Biarkan Duka Ojol Dipolitisasi, Waspadai Narasi Provokatif
PPATK Luncurkan Sistem Pengawasan MBG, Menteri Rini: Setiap Rupiah yang Dibelanjakan Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 31 August 2025 - 19:23 WIB

Momentum Presiden Prabowo

Sunday, 31 August 2025 - 17:54 WIB

Integrasi BP2SDM Perkuat Perempuan Sulbar di Sektor Kehutanan

Sunday, 31 August 2025 - 17:51 WIB

Membangun Kawasan Transmigrasi Berkualitas, Wamen Viva Yoga: Perlu Kreasi dan Inovasi

Saturday, 30 August 2025 - 13:31 WIB

Imbas Unjuk Rasa, 7 Gerbang Tol Cawang-Tomang-Pluit Terbakar

Saturday, 30 August 2025 - 10:11 WIB

Buka Workshop Nasional Program TEKAD, Sekjen Kemendes Harap Terjadi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Timur

Berita Terbaru

Berita Utama

Momentum Presiden Prabowo

Sunday, 31 Aug 2025 - 19:23 WIB

Berita Utama

Integrasi BP2SDM Perkuat Perempuan Sulbar di Sektor Kehutanan

Sunday, 31 Aug 2025 - 17:54 WIB

Olahraga

Timnas Voli Tumbangkan Thailand

Sunday, 31 Aug 2025 - 17:49 WIB