Festival Iklim 2021: Ajak Masyarakat untuk Berpartisipasi dan Mengawal Aksi Pengendalian Perubahan Iklim

Tuesday, 5 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menggelar acara tahunan Festival Iklim 2021. Tahun ini, festival tersebut mengusung tema Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Peningkatan Ketahanan Iklim untuk Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh. Festival yang berlangsung dari tanggal 5 Oktober hingga 21 Oktober 2021 ini merupakan sarana penyebaran informasi tentang upaya pengendalian perubahan iklim sampai ke tingkat tapak.

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono, dalam sambutan pembukaannya mewakili Menteri LHK menyampaikan pengendalian perubahan iklim tidak dapat dilakukan oleh hanya Pemerintah saja. Kerjasama, peran dan pelibatan Kementerian/Lembaga, dunia usaha, Pemerintah Daerah dan LSM, masyarakat bahkan mass media menjadi bagian yang penting.

Begitu pula kerjasama bilateral dan multilateral berperan dalam keseluruhan implementasi kebijakan perubahan iklim di Indonesia. Berbagai komponen tersebut turut berkontribusi dalam penurunan emisi gas rumah kaca dan antisipasi dengan menjalankan program adaptasi untuk menjalankan ketahanan ekonomi, sosial dan jasa lingkungan.

“Saya berharap semoga acara Festival Iklim Tahun 2021 dapat bermanfaat bagi upaya kita bersama, dalam mengendalikan dampak perubahan iklim, serta bangkit dan pulih sehingga kita berhasil melewati masa-masa sulit ini,” ungkap Bambang.

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK, Laksmi Dhewanthi menyampaikan festival yang berlangsung selama 16 hari ini menampilkan berbagai macam kegiatan. Serangkaian webinar dan FGD digelar dengan beragam topik menarik seputar upaya penanggulangan perubahan iklim. Ada juga kegiatan NDC Bootcamp untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman jurnalis mengenai NDC, serta lomba-lomba daring bertema perubahan iklim yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat. Untuk melengkapi informasi yang disampaikan melalui kegiatan-kegiatan tersebut, digelar pameran virtual yang menampilkan pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) di seluruh wilayah Indonesia yang bisa diakses di http://www.proklimvirtualexpo2021.com selama festival berlangsung.

See also  Mensos Risma Ajak Jajaran Kemensos Satukan Semangat dan Langkah

“Festival Iklim ini adalah forum untuk menyampaikan praktik-praktik terbaik yang telah dilakukan dalam rangka implementasi penurunan emisi GRK dan peningkatan ketahanan iklim di Indonesia, sehingga dapat dijadikan sebagai pembelajaran bagi para pemangku kepentingan,” ujar Laksmi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan peran penting kearifan lokal dalam upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia. Pendekatan kebudayaan yang dimiliki masyarakat adat ini juga yang dapat membantu menyeimbangkan alam. Bagi mereka, melestarikan alam merupakan nilai turun-temurun yang wajib menjadi pegangan.

“Leluhur sebagaimana tergambar dalam kehidupan masyarakat adat, merupakan guru bagi kita. Kita dapat mempelajari apapun dari mereka, termasuk soal lingkungan. Mereka memikirkan agar bumi ini umurnya panjang. Mereka juga menerapkan prinsip berkecukupan, tidak berlebihan dalam kehidupan sehari-harinya,” kata Dedi.

Festival Iklim 2021 melibatkan seluruh jajaran Eselon 1 Kementerian LHK, Party Stakeholders terkait serta Non-Party Stakeholders (pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat umum). Penyelenggaraan kali ini juga sekaligus menjadi rangkaian pendukung persiapan Delegasi Indonesia menjelang perhelatan Konferensi Para Pihak / Conference of Parties (COP) ke-26 The United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang akan diadakan pada 31 Oktober hingga 12 November di Glasgow Inggris.

Penyelenggaraan Festival Iklim 2021 ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim, serta juga mengusung ajakan bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat luas untuk turut mengawal dan berperan aktif dalam upaya penanggulangan perubahan iklim, serta memicu inovasi untuk mewujudkan tujuan dan target yang tercantum dalam dokumen Updated NDC dan LTS-LCCR 2050. Ayo Kawal Karbon kita guna mewujudkan Indonesia rendah emisi GRK dan berketahanan iklim: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Berita Terkait

Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa
Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut
Hakteknas 2026: Hutama Karya Jadi Wajah Kebangkitan Teknologi Konstruksi Indonesia
Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi
60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU
Wapres Tinjau Jembatan Lumut, Konektivitas Aceh Diperkuat
Borong 3 Penghargaan Gold Bintang 4, Hutama Karya Buktikan Komitmen pada TJSL & CSR Award BUMN Track 2026

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 00:00 WIB

Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB

Monday, 10 August 2026 - 19:04 WIB

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Monday, 10 August 2026 - 18:59 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut

Monday, 10 August 2026 - 09:34 WIB

Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi

Sunday, 9 August 2026 - 20:00 WIB

60 Ton Sampah Diolah di TPST Kebon Talo Mataram yang Dibangun Kementerian PU

Berita Terbaru