Sambut Investasi, Keandalan Listrik di Papua terus Berlanjut

Tuesday, 19 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Berakhirnya PON XX Papua bukan berarti pembangunan selesai. PLN Berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan suplai listrik Tanah Papua
 
Jayapura, 18 Oktober 2021 – PT PLN (Persero) memastikan daya listrik di seluruh wilayah Papua melimpah untuk mencukupi kebutuhan investasi yang diperkirakan meningkat signifikan usai PON XX Papua. Suksesnya pesta olahraga empat tahunan ini akan menarik para investor untuk berinvestasi di Bumi Cendrawasih.
 
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda mengatakan, kesuksesan itu tak sekadar pembukaan yang spektakuler. Tiap klaster yang tersebar di kota-kota utama di Papua memperlihatkan kesiapan masyarakat Papua terhadap masuknya investasi.
 
“Dengan PON di tiap klaster itu menjadi potret, bahwa peluang bisnis di Papua sangat potensial,” kata dia.
 
Dalam melihat peluang bisnis di Papua, Huda menegaskan, investor tentunya akan mempertimbangkan daya dukung lainnya, salah satunya kecukupan listrik. Dia pun memastikan, kemampuan listrik semua kota utama di Papua masih jauh lebih tinggi dibanding kebutuhan puncak masing-masing kota.
 
“Pasokan listrik kini melimpah, kami mengajak para investor untuk masuk ke Papua. Semua infrastruktur pendukung untuk investor sudah siap,” ujarnya.
 
“Contoh di Merauke, beban puncak itu baru sekitar 23,2 Mega Watt (MW), daya yang dimiliki 46,8 MW. Jadi reserve margin-nya di atas 50 persen. Padahal kalau kota besar itu, 30 persen cukup. Jadi ini malah 50 persen,” ucap Huda.
 
Melimpahnya kecukupan listrik Papua juga tampak di Jayapura. Kota utama penyelenggaraan PON XX Papua ini memiliki daya mampu listrik 145 MW. Sementara, kebutuhan tertinggi selama penyelenggaraan PON XX Papua hanya 97 MW.
 
Hal tersebut menunjukkan suplai listrik masih sangat melimpah, meski Papua tengah menyelenggarakan event berskala nasional. Maka dari itu, setelah PON XX Papua usai dan atlet pulang ke daerahnya masing-masing, kelimpahan daya di Jayapura dipastikan lebih dari 50 MW.
 
Alhasil, melimpahnya pasokan listrik membuka peluang bagi kegiatan ekonomi lain, seperti sektor pertanian, perikanan, pertambangan, ataupun kegiatan olahraga berikutnya.
 
Belum lagi sampai dengan 2022 PLN masih akan terus membangun infrastruktur di Papua. Seperti Gardu Induk (GI) Timika sebesar 2×60 Mega Volt Ampere (MVA) akan mulai beroperasi sebelum penutupan tahun ini.
 
Pada 2022 akan masuk Pembangkit Listrik Sarmi 5 MW, Pembangkit Listrik Nabire 2×7 MW, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV PLTMG Timika-GI Timika 60 kms, SUTT 150 kV GI Jayapura-GI Angkasa 20 kms, GI Angkasa 60 MVA, serta GI Sentani Baru 30 MVA.
 
“Di daerah lain seperti Manokwari, Sorong, Nabire, sampai Timika pun daya yang tersedia masih cukup besar. Jadi kalau di sana ada gelanggang olahraga, showroom, pusat bisnis, perikanan dan lain-lain, sana kan terbuka, bisa bangun tambak udang untuk ekspor, daya masih cukup,” tandasnya.
 
Secara keseluruhan saat ini, Huda mengungkapkan, daya mampu sistem kelistrikan Papua dan Papua Barat telah mencapai 468,83 MW yang dipasok dari sejumlah pembangkit listrik berbahan bakar gas, air, diesel hingga surya.
 
Pada kesempatan yang sama, Huda juga mengapresiasi kesuksesan Papua sebagai tuan rumah PON. Usai penyelenggaran PON, PLN terus berkomitmen untuk menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat Papua.
 
“Selamat kepada masyarakat Papua yang sukses menjalankan PON XX Papua,” ucap Huda. (*)

See also  Penilaian Jalan Tol Ruas Banda Aceh - Sigli, Kementerian PUPR Dorong Rest Area Punya Karakteristik Khas Daerah

Berita Terkait

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya
Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran
Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen
Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni
Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Wednesday, 25 March 2026 - 17:38 WIB

Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik

Tuesday, 24 March 2026 - 12:13 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan

Monday, 23 March 2026 - 13:48 WIB

Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Sunday, 22 March 2026 - 23:48 WIB

Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran

Berita Terbaru

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

Berita Utama

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Thursday, 26 Mar 2026 - 13:33 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung / foto ist

News

Pramono Tegaskan ASN Telat Masuk Usai Lebaran Bakal Disanksi

Thursday, 26 Mar 2026 - 13:24 WIB

Hukum

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus BPR di Malang

Thursday, 26 Mar 2026 - 12:15 WIB

Berita Terbaru

Pemerintah dan Jasa Marga Cek Kesiapan Hadapi Puncak Arus Balik

Thursday, 26 Mar 2026 - 11:59 WIB