Menteri Basuki Monitor Progres SPAM Regional dan Pengoperasian TPA Regional Banjarbakula di Kalimantan Selatan

Friday, 22 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Anggota DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda dan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin meninjau progres konstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula dan pengoperasian Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Banjarbakula di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (21/10/2021).

Kunjungan Menteri Basuki ini dilaksanakan dalam rangka monitoring pengoperasian berbagai infrastruktur sesuai kebijakan OPOR (Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi dan Rehabilitasi) infrastruktur PUPR.

Sebelumnya pada tahun 2014-2016 telah diselesaikan pembangunan tahap I SPAM Regional Banjarbakula berkapasitas 250 liter/detik dengan bangunan reservoir berkapasitas 2.000 m3. Sementara TPA Banjarbakula telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2020 lalu.

“Untuk itu saya ingin melihat langsung untuk memastikan apakah sudah beroperasi dengan bagus, sehingga jika ada kekurangan bisa ditingkatkan. Apa yang sudah dibangun harus bermanfaat bagi masyarakat dan berfungsi dengan baik,” kata Menteri Basuki.

Dikatakan Menteri Basuki, saat ini tengah dikerjakan peningkatan SPAM Regional Banjarbakula dengan lingkup pekerjaan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 500 liter/detik, bangunan reservoir Muslimin berkapasitas 2.000 m3, reservoir Pinus berkapasitas 1.000 m3, beserta rumah pompa dan sistem monitoring.

“Ditargetkan rampung akhir tahun 2021 dengan progres saat ini sekitar 88%. Jadi nanti total kapasitas SPAM Regional Banjarbakula sebesar 750 liter/detik. Ini untuk meningkatkan layanan PDAM di Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut dari sebesar 60% menjadi 80% dengan sambungan rumah (SR) total sekitar 74 ribu,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan tahap II SPAM Regional Banjarbakula dikerjakan oleh kontraktor PT Jasuka Bangun Pratama dengan nilai kontrak sebesar Rp86,17 miliar dan konsultan supervisi PT Intimulya Multikencana.

See also  Menteri Basuki Apresiasi 65 Tahun Kerjasama Indonesia-Jepang Bidang Infrastruktur

Sebelumnya Menteri Basuki juga meninjau TPA Banjarbakula yang telah beroperasi. TPA regional tersebut mrmiliki kapasitas tampung 640 ribu ton dengan sistem sanitary landfill. “Untuk melayani lima kabupaten/kota di Kawasan Metropolitan Banjarbakula yang mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala,” kata Menteri Basuki.

Adapun cara kerja sistem sanitary landfill ini sampah yang masuk adalah sampah sisa atau 30% dari sampah awal yang telah dipilah dan sampah kemudian dilapis tanah. Berbeda dengan sistem open dumping, sampah hanya dibuang begitu saja tidak diproses lebih lanjut. TPA Sampah Regional Banjarbakula juga telah dilengkapi teknologi pengolahan air lindi berkapasitas 1,5 liter/detik.

Dikatakan Menteri Basuki, dalam satu hari TPA tersebut mampu menampung sekitar 240 ton sampah. “Dengan metode recycling dimana landfill yang telah digunakan kembali dihijaukan, diharapkan usia pakai TPA tersebut dapat lebih lama dari sekitar 6-7 tahun menjadi sekitar 10 tahun,” kata Menteri Basuki.

TPA Banjarbakula dilengkapi 4 sel landfill dengan luas total 15 ha. Pembangunan TPA Banjarbakula merupakan dukungan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya kepada Pemerintah Daerah. Pembangunannya dilakukan sejak 12 Mei 2017 dan telah rampung pengerjaan pada 30 November 2018 dengan anggaran sebesar Rp 149 miliar dalam bentuk kontrak tahun jamak (multiyears contract) 2017-2018.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan. Endra S. Atmawidjaja, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Anang Muchlis, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel Dardjat Widjunarso, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Fikri Abdurrahman, dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalsel-Kaltim-Kaltara Hujurat Lohy. (*)

Berita Terkait

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44
Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 08:54 WIB

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Friday, 23 Oct 2026 - 08:54 WIB