Diresmikan Menteri PANRB, MPP Kabupaten Bandung Perkuat Langkah Reformasi Birokrasi

Wednesday, 8 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Mal Pelayanan Publik (MPP) berhasil dihadirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pendirian pusat pelayanan ini merupakan salah satu langkah reformasi birokrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Output dan outcome dari reformasi birokrasi pada dasarnya adalah pelayanan publik. Hari ini Kabupaten Bandung telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi tersebut dengan diresmikannya MPP ini,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat meresmikan MPP Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (08/12).

Tjahjo menekankan terdapat tiga hal inti dari pelaksanaan reformasi birokrasi. Ketiganya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mempercepat proses pengambilan keputusan politik pembangunan, dan mempercepat proses perizinan.

Keberadaan MPP bertujuan memberikan kemudahan mengurus berbagai layanan administrasi, maupun layanan perizinan dan non-perizinan dari beragam instansi pemerintah dalam satu tempat. “Karena itu intergasi pelayanan harus dibangun melalui MPP ini. Pemerintah harus berkolaborasi, tidak boleh ada ego-sektoral, ego-ilmu, apalagi ego-daerah,” tegas mantan Menteri Dalam Negeri tersebut.

Senada dengan Menteri Tjahjo, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan birokrat tidak bisa mengerjakan hal yang rutin saja. Kang Emil, sapaan akrabnya, menegaskan birokrasi semakin mengarah ke digitalisasi. MPP adalah salah satu contohnya, yakni pelayanan terintegrasi dengan berbagai platform digital sebagai sarana layanan.

Kang Emil juga mengapresiasi Pemkab Bandung yang telah memanjakan masyarakatnya dalam mengurus segala jenis perizinan pada MPP ke-7 di Tanah Pasundan tersebut. Sebagai pimpinan tertinggi Jawa Barat, ia mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk turut mendirikan MPP di wilayahnya masing-masing.

Di sisi lain, ia juga menilai bahwa menyediakan ruangan yang nyaman saja tidak cukup. Pelayanan yang prima harus diiringi dengan transformasi pola pikir dan budaya kerja dari para ASN yang berada di dalamnya. “Ini adalah MPP terbaik di Jawa Barat. Semangat melayani harus jadi kekuatan untuk ASN,” Kang Emil.

See also  TEKAD Program Strategis, Gus Halim: Peserta Pelatihan Harus Praktikan Materi di Desa Masing-Masing

MPP Kabupaten Bandung menjadi komitmen pemerintah setempat untuk menyediakan layanan publik yang terintegrasi. Kecepatan, keterjangkauan, dan kenyamanan masyarakat menjadi kata kunci dengan lahirnya MPP ke-50 di Indonesia ini.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyebutkan bahwa MPP menjadi alat bagi jajarannya untuk mendorong geliat ekonomi di daerahnya, yang tentu berpengaruh secara nasional. “MPP menjadi instrumen bagi pemerintah kami untuk mendukung peningkatan investasi di Kabupaten Bandung yang akan memberikan kejelasan persyaratan dan prosedur, serta ketepatan waktu dan pelayanan,” pungkasnya.

Berada di Jl. Perkantoran Pemerintah, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, MPP ini melayani 516 pelayanan administrasi, perizinan, dan non-perizinan dari 27 organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, serta layanan perbankan. MPP yang terletak di Gedung Munara 99 ini beroperasi mulai 09.00 sampai dengan 15.00 WIB.

Masyarakat dapat menikmati berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana yang terdapat di MPP ini. Beberapa diantaranya adalah ruang customer service, ruang tunggu, ruang informasi, ruang rapat, stan pelayanan, layanan mandiri, ruang laktasi, toilet, pusat ATM, area bermain anak, serta ruang pengaduan.

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka
Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Wednesday, 4 November 2026 - 13:38 WIB

Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Monday, 2 November 2026 - 17:50 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga

Monday, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terbaru