BEM Jabodetabek Sampaikan Usulan dan Gagasan Masa Depan Jakarta

Monday, 8 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Istimewa

foto Istimewa

DAELPOS.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabodetabek, memberikan masukan ide, usulan dan gagasan tentang masa depan Jakarta yang lebih baik, maju dan sejahtera.

Sumbang saran yang melibatkan ketua dan perwakilan BEM  se-Jabodetabek ini dikemas dalam forum diskusi bertema Tuang Asa Untuk Masa Depan Kota, Senin (8/8) di Balai Agung, Gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Ahmad Syauqy Baihaqy, Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ)  menyampaikan gagasannya tentang peningkatan dan perbaikan kualitas udara dan lingkungan.

Menurut Syauqy, pembangunan fisik Jakarta ke depan harus selaras dengan perbaikan kualitas udara. Langkah ini, perlu dukungan semua pihak,

“Kualitas udara Jakarta masih tergolong rendah, karena itu perlu dukungan semua pihak untuk mengatasi ini,” ujarnya.

Dia mencontoh pembangunan Kota Milan, Italia. Untuk melawan polusi udara, jelas Syauqy, bangunan di kota itu menggunakan semen yang telah dicampur titanium oksida yang bisa menetralkan udara.

“Kami berharap ke depannya, gagasan ini bisa diterapkan di Jakarta untuk memurnikan udara yang telah tercemar polusi,” tuturnya.

Sementara, Ketua BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Depok, Supriyadi, menyoroti soal pemerataan pembangunan di Jakarta, khususnya pembangunan rumah susun untuk warga agar tidak ada lagi lingkungan kumuh.  

“Kami mempunyai gagasan yang barangkali bisa kita diskusikan ke depannya,” ucap Supriyadi.

Brainly Sungkarisma, Ketua BEM Binus University mengusulkan, agar sosialisasi tentang pelatihan ketenagakerjaan yang diadakan Pemprov DKI saat ini perlu lebih ditingkatkan supaya angka pengangguran di Jakarta bisa jauh berkurang.

“Saya yakin perekonomian Jakarta pada masa depan bisa lebih berkembang dan pengangguran berkurang,” tukasnya.    

Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menjelaskan, diskusi ini diikuti perwakilan BEM dari 51 universitas dan perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

See also  Sepasang Pria-Wanita Serang Mabes Porli

“Sebelumnya kami telah membentuk forum diskusi bersama para pakar dan elemen masyarakat, sekarang kami ingin mendengar solusi masa depan Jakarta dari sudut pandang mahasiswa,” ungkap Sigit.

Berita Terkait

Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi
Wamendes Ariza Apresiasi Perusahaan yang Berkontribusi Nyata Bangun Desa
Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital
Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik
Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 21:55 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Monday, 28 September 2026 - 15:50 WIB

Wamendes Ariza Apresiasi Perusahaan yang Berkontribusi Nyata Bangun Desa

Sunday, 27 September 2026 - 23:04 WIB

Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom

Saturday, 26 September 2026 - 23:12 WIB

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 September 2026 - 20:59 WIB

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ September Mulai Dicairkan

Tuesday, 29 Sep 2026 - 15:13 WIB