Modernisasi Transaksi Tol Melalui Penerapan MLFF di Jalan Tol Indonesia

Tuesday, 13 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto istimewa

ilustrasi / foto istimewa

DAELPOS.com – Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) memastikan berpartisipasi aktif dalam program modernisasi sistem transaksi tol melalui penerapan sistem pembayaran tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) di jalan tol Indonesia, sebagai upaya peningkatan layanan dan mengurangi potensi kepadatan di gerbang tol.

Seketaris Jenderal ATI, Kris Ade Sudiyono, mengatakan bahwa pada prinsipnya seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Indonesia sedang terus berdiskusi dan merumuskan langkah-langkah strategis bersama Pemerintah dan Badan Usaha Pelaksana (BUP) terpilih, dalam mendukung penerapan sistem pembayaran nontunai nirhenti berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF), yang implementasinya harus direncanakan dengan baik, cermat, matang dan waktu yang cukup.

“Peningkatan pelayanan di jalan tol dengan sistem pembayaran transaksi tol non-tunai yang telah kita mulai sejak penggunaan uang elektronik pada tahun 2017 lalu, sudah tepat dan tentu saja siap untuk dimodernisasi dan dikembangkan dengan teknologi yang lebih baik berbasis tanpa henti dan nirsentuh. Namun demikian, perubahan ini harus disiapkan dengan cermat dan matang, yang tidak hanya berfokus pada kesiapan aspek teknikal, tetapi harus dikembangkan menyeluruh, termasuk kesiapan perubahan model dan proses bisnis yang menyertainya, mengingat akan terjadi perubahan distribusi risiko di kendali pengumpulan tol yang kami pahami akan meningkatkan risiko atas penerimaan pendapatan tol bagi para BUJT,” ujar Kris.

Kris menambahkan, ada sejumlah aspek yang saat ini masih sedang terus didiskusikan dengan pihak PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), BUP MLFF terpilih, bersama Pemerintah. Selain memastikan pengembangan sistem dan konfigurasinya memenuhi standar kriteria pengembangan sistem MLFF terbaik, pemilihan teknologinya harus menjamin pelayanan jalan tol di Indonesia tetap andal, memenuhi unsur reliability, availability, maintainability serta safety. Proses bisnis penerapan sistem MLFF ini harus memastikan 100% collectability atas tarif tol yang dibayarkan oleh pengguna jalan tol. Pengoperasian MLFF berbasis sistem Global Navigation Satellite System (GNSS), yang akan merekam data koordinat dan nomor polisi kendaraan pengguna jalan tol, juga harus didukung dengan penyiapan perangkat dan aturan hukum yang memadai. Tidak hanya itu, hal tersebut juga harus ditunjang dengan proses edukasi dan komunikasi publik yang masif dan komprehensif kepada pengguna jalan tol atas perubahan paradigma cara bertransaksi tanpa henti dan nirsentuh di jalan tol.


Untuk mendukung pengembangan sistem MLFF ini, ATI bersama berbagai konsultan terbaiknya, telah dan akan terus bahu-membahu dengan semua pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan tahapan modernisasi sistem transaksi tol berbasis sistem pembayaran tanpa sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) di jalan tol Indonesia, berjalan dengan baik.

“Sistem MLFF yang akan dipasang di seluruh jalan tol Indonesia harus memenuhi service level agreement terkait waktu dan ketepatan transaksi pengguna jalan tol, dan memastikan pengguna jalan juga harus terbebaskan dari biaya tambahan dengan adanya penerapan sistem MLFF ini,” tambahnya.

Sebagai mitra Pemerintah, ATI memiliki visi dan semangat yang sama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam berbagai ikhtiar peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol, termasuk yang terkait dengan modernisasi sistem transaksi jalan tol melalui pemanfaatan teknologi electronic toll collection ini.

See also  Kementerian PUPR Bangun Tanggul Sementara Untuk Cegah Terulangnya Banjir Bandang di Luwu Utara

Berita Terkait

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas
Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat
Tamparan di Wajah Bangsa di Tengah Erosi Kepedulian
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 16:45 WIB

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Tuesday, 10 February 2026 - 16:31 WIB

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa

Tuesday, 10 February 2026 - 13:55 WIB

Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia

Tuesday, 10 February 2026 - 05:51 WIB

Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi

Monday, 9 February 2026 - 19:40 WIB

Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas

Berita Terbaru

Menkeu Purbaya / foto ist

News

Awal Ramadan, THR Aparatur Negara Mengalir Rp55 Triliun

Saturday, 14 Feb 2026 - 09:21 WIB