Menteri LHK: Era Modern, Wanita Berperan Penting Membangun Ketahanan Keluarga

Thursday, 15 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, pada saat menghadiri Perayaan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian LHK ke-23 di Jakarta (15/12/2022) menyampaikan bahwa peranan wanita pada era modern saat ini semakin kompleks. Menurutnya, pada era sekarang, tantangan bagi kaum wanita jelas berbeda dan memiliki kesulitan yang tidak sama dari jaman sebelumnya.

“Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dalam semua sektor menjadikan peran wanita menjadi kompleks. Peranan kita sebagai wanita bertambah menjadi benteng ketahanan keluarga untuk menyaring dan mengarahkan segala jenis informasi yang ada untuk dapat disampaian kepada keluarga terutama anak-anak kita,” ungkap Menteri Siti kepada seluruh anggota DWP KLHK.

Menteri Siti menerangkan, orang tua terutama ibu perlu memahami nilai-nilai dalam dunia digital sehingga diharapkan mampu mengelola dan cerdas dalam memahami berbagai isu dalam dunia digital. Pengetahuan hukum umum dalam bermedia sosial juga harus dimengerti secara baik oleh ibu untuk kemudian harus menyampaikannya kepada anak-anak di keluarga.

“Kelalaian akan hal tersebut dalam ber-media sosial seringkali berakibat hukum yang fatal atau menjadi masalah hukum pada kemudian hari akibat jejak digital yang tidak mudah hilang. Ini jelas tidak mudah dan mengharuskan kita untuk berubah menjadi wanita pembelajar,” terang Menteri Siti.

Menteri Siti menegaskan kepada seluruh anggota DWP KLHK yang hadir, bahwa wanita adalah anggota keluarga yang mempunyai peranan penting dalam ketahanan keluarga. Sangat penting bagi wanita untuk mengerti dan memiliki kesadaran akan perawatan diri sendiri untuk meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit, serta berdaya untuk memulihkan atau meningkatkan kesehatan diri sendiri serta anak serta keluarganya.

“Semua perempuan Indonesia wajib menjadi Ibu Bangsa yaitu adalah Ibu yang menyiapkan generasi penerus, generasi yang unggul, generasi yang bertanggung jawab, nasionalis, kreatif, inovatif, dan berdaya saing, dan berwawasan kebangsaan yang sehat jasmani dan rohani,” tegas Menteri Siti.

See also  Gus Halim: UU Desa Daulatkan Desa Sebagai Subyek Pembangunan

Terwujudnya ketahanan nasional juga tidak terlepas dari peran keluarga, karena keluarga merupakan pilar pertama dan utama dalam membangun bangsa yang menentukan bangsa. Keluarga memiliki peran langsung untuk bisa mewujudkan sikap atau fungsi asah, asih, dan asuh serta merupakan tumpuan untuk menumbuhkembangkan dan menyalurkan potensi setiap anggota keluarga.

Menteri Siti menjelaskan, pembagian peran, fungsi, dan tugas masing-masing anggota keluarga sangat penting bagi ketahanan keluarga. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang dapat membuat keluarga menjalankan fungsi dan tugas dengan tepat. Namun, sekuat apa pun kebijakan yang disusun pemerintah tidak akan mungkin bertindak sendiri dalam menghadapi masalah-masalah yang menghambat terciptanya keluarga yang sejahtera.

“Sangat penting untuk mencurahkan perhatian terhadap pembangunan keluarga di Indonesia karena keluarga merupakan sistem mikro yang mempengaruhi sistem yang lebih besar yang ada dan ketahanan keluarga merupakan fondasi ketahanan nasional,” jelas Menteri Siti.(*)
_

Berita Terkait

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Berita Terbaru