Kementerian PU Gerak Cepat, 14 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Seram Bagian Timur

Thursday, 30 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang El Nino. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Kementerian PU menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 14.000 liter kepada warga di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.

Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, air berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, hingga pengentasan kemiskinan.

“Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” kata Menteri Dody.

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan dengan menyasar tiga desa di Kecamatan Bula, yakni Desa Englas, Desa Waylola, dan Desa Bula. Kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara BWS Maluku dengan BPBD serta Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Timur.

Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap di sejumlah titik pemukiman warga yang mengalami kesulitan akses air bersih. Di Desa Englas, sebanyak 4.000 liter air disalurkan untuk 55 kepala keluarga atau 245 jiwa. Sementara di Desa Waylola, bantuan dengan jumlah yang sama menjangkau 55 kepala keluarga atau 265 jiwa. Adapun di Desa Bula, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan kepada 65 kepala keluarga dengan total 280 penerima manfaat.

Rencananya penyaluran lanjutan akan dilakukan ke tujuh titik tambahan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur guna memperluas jangkauan bantuan.

Secara kumulatif, hingga 30 Juli 2026, distribusi air bersih telah menjangkau tiga desa dengan total realisasi 14.000 liter. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Kementerian PU dalam menghadapi dampak kekeringan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

See also  Menteri PPPA Apresiasi Perempuan Pemenang Marketeers of the Year 2021, Ajak Wujudkan Kesetaraan Gender

Aksi tanggap ini selaras dengan Visi PU 608 yang merupakan arah pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, melalui penyediaan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas hidup, mendorong produktivitas, hingga menciptakan pertumbuhan ekonomi. (#PU608)

Berita Terkait

Fasilitas Lengkap dan Modern, Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Lhokseumawe Siap Fungsional
Lantik Lulusan IPDN, Prabowo Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi
Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas
Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 17:47 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat, 14 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Seram Bagian Timur

Thursday, 30 July 2026 - 17:23 WIB

Fasilitas Lengkap dan Modern, Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Lhokseumawe Siap Fungsional

Thursday, 30 July 2026 - 11:58 WIB

Lantik Lulusan IPDN, Prabowo Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi

Tuesday, 28 July 2026 - 19:59 WIB

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

Tuesday, 28 July 2026 - 17:02 WIB

Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda

Berita Terbaru

Megapolitan

15 Pasang Finalis Adu Gagasan di Grand Final Duta Genre Jaksel 2026

Thursday, 30 Jul 2026 - 16:48 WIB

Berita Utama

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Thursday, 30 Jul 2026 - 13:28 WIB