Kelahiran Orangutan Kalimantan di Awal Tahun 2023, Pertanda Baik Habitat Alaminya

Sunday, 29 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kabar gembira kembali datang dari konservasi orangutan di Kalimantan Barat. Orangutan betina hasil rehabilitasi bernama “Laksmi” melahirkan 1 (satu) individu bayi orangutan di dalam Kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR).

Beberapa bulan belakangan, Laksmi memang terpantau dengan kondisi perut agak membesar dan diduga sedang hamil. Namun, belum sempat mendapat pemeriksaan medis, Laksmi sempat hilang dari pemantauan.

Kemudian, pada tanggal 25 Januari 2023, Laksmi muncul dengan membawa anak dan terpantau oleh tim monitoring dalam keadaan sehat. Informasi kelahiran bayi orangutan dari indukan Laksmi diperoleh dari Kepala Camp Monitoring Orangutan Teluk Ribas, Gregorius bersama tim monitoring.

Hingga saat ini kondisi bayi terus dilakukan pemantauan dan sedang diupayakan mendekati sang induk dalam rangka memastikan kesehatan sang induk pasca melahirkan dan jenis kelamin bayi orangutan.

“Kelahiran satu individu orangutan ini menambah daftar panjang kelahiran orangutan secara alami dan lestarinya habitat rumahnya di dalam kawasan TNBBBR,” ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat RM. Wiwied Widodo.

Kelahiran bayi orangutan ini merupakan anak ke-2 dari Laksmi yang dilahirkan di alam. Sebelumnya Laksmi juga menyumbangkan generasi baru orangutan betina pada awal Oktober 2021 dan oleh Wakil Menteri LHK, Alue Dohong diberi nama “Lusiana”.

Kehadiran generasi-generasi baru orangutan ini menumbuhkan semangat dalam upaya konservasi serta keyakinan bahwa populasi orangutan khususnya di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dan di seluruh kawasan habitat orangutan Provinsi Kalimantan Barat akan terus terjaga dan bertambah.

“Kelahiran mereka menjadi sangat penting dan bersejarah karena menjadi kebanggaan atas keberhasilan program rehabilitasi orangutan di Indonesia,” kata Wiwied.

Perkembangan kondisi orangutan yang menggembirakan ini merupakan salah satu parameter terselenggaranya dengan baik program konservasi orangutan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui kegiatan pelepasliaran orangutan ke habitat alaminya yang dilakukan BKSDA Kalimantan Barat bersama Balai TNBBBR, yang didukung oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Ketapang.

See also  Sebanyak 407 Nomor Izin Edar Produk UKM DIterbitkan BPOM

Terkait hal tersebut, Kepala Balai TNBBBR, Andi Muhammad Kadhafi menyampaikan bahwa kawasan TNBBBR merupakan habitat yang sesuai dan cocok bagi orangutan.

“Hal ini dapat kita lihat dari individu-individu orangutan yang telah melewati proses rehabilitasi dan pelepasliaran, dapat menjadi individu yang kembali mempunyai kehidupan liar serta beradaptasi untuk bertahan hidup dan berkembang biak secara alami,” katanya.

Keberhasilan program penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan monitoring orangutan ini tidak hanya berhasil membuat Laksmi bahagia hidup bebas kembali dan berkembang biak di habitat alaminya, namun juga menjadi wujud kesuksesan Kementerian LHK bersama para pihak dalam menjaga kelestarian spesies orangutan di Indonesia pada umumnya.

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru