Pemprov DKI Siap Jadi Percontohan Percepatan Penanganan Gizi Buruk

Wednesday, 1 February 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com –  Dalam upaya merealisasikan target penurunan stunting/gizi buruk nasional sebesar 14 persen di 2024, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI siap menjadi provinsi percontohan percepatan penanganan gizi buruk. Berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Pemprov DKI siap bekerja keras menurunkan angka stunting dengan target hingga di bawah 5 persen (setara dengan level stunting di negara-negara maju).

Untuk itu, Pj Gubernur Heru menggelar rapat pimpinan (rapim) dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin di Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (1/2). Rapim digelar untuk membahas percepatan penyelesaian masalah stunting di DKI Jakarta.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyatakan siap untuk menjadikan DKI Jakarta sebagai provinsi percontohan yang mampu menurunkan level stuntingnya setara dengan negara-negara maju di dunia. Ia optimis dapat mencapai target tersebut, karena jajarannya bekerja cepat untuk menurunkan stunting. Terlihat sudah ada beberapa wilayah yang mampu menurunkan angka stunting dengan cepat.

“Saya rasa bisa. Insya Allah target itu tercapai. Terlihat di Cilincing mencapai 777 stunting, kita bisa langsung turunkan sebanyak 17 persen atau yang sudah lulus sebanyak 134 penderita stunting. Yang paling tinggi penyelesaiannya di Cilincing. Di Tanjung Priok yang sudah lulus sebanyak 81. Mulai hari ini, jajaran kepala dinas sudah mulai bekerja sesuai dengan perintah Menteri Kesehatan. Dengan program yang sudah ada, kami tinggal menajamkan dan mempercepat,” kata Pj Gubernur Heru.

Lebih lanjut, menurut Pj Gubernur Heru terdapat tiga langkah strategi percepatan penanganan stunting. Pertama, melakukan sinkronisasi data stunting/gizi buruk yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Langkah kedua, lanjut Pj Gubernur, jajaran Pemprov DKI akan turun ke lapangan untuk memberikan tambahan gizi dan vitamin kepada warga yang berada di wilayah rawan stunting.

See also  Sekitar Dua Juta Orang Keluar-Masuk Jakarta Saat Pelarangan Mudik

“Tadi saya memerintahkan kepada seluruh jajaran masuk ke lapangan, bisa ke posyandu dan ke pelajar kelas 7 atau SMP diberikan makanan tambahan dan vitamin. Tadi sekapat setiap hari Rabu mereka ada makan bersama dan diberi tambahan vitamin,” terang Pj Gubernur Heru.

Langkah ketiga, ungkap Pj Gubernur Heru, sesuai arahan Menteri Kesehatan, pihaknya akan fokus memberikan pengawasan gizi dalam tiga periode penting (1) ibu saat hamil (2) bayi umur 6-11 bulan, dan (3) anak usia 12-23 bulan. Di DKI Jakarta, total jumlah ibu hamil ada sebanyak 140 ribu orang. Untuk itu, ia mengimbau ibu-ibu hamil rajin memeriksa kehamilan ke posyandu dan memperhatikan gizi selama mengandung.

“Saya imbau, ibu-ibu hamil, tolong jangan malas. Konsisten untuk memeriksa kehamilannya ke Puskesmas, ke Posyandu. Kami dengan Kementerian Kesehatan langsung bisa intervensi jika ibu hamil kekurangan gizi. Perilaku ibu-ibu hamil juga harus disiplin, baik makannya, jaga kesehatan, hingga harus cek rutin. Sehingga bisa kami kontrol. Sehingga begitu melahirkan, sudah bisa kita cegah stunting. Pencegahan yang paling mudah dan murah itu di posisi saat ibu hamil,” papar Pj Gubernur Heru.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menerangkan pemerintah baru meresmikan data stunting nasional yang mengalami penurunan, dari 24 persen di tahun 2021 menjadi 21 persen di 2022. Masih ada 2 tahun untuk mencapai target Presiden Joko Widodo yaitu 14 persen. Namun, Budi mengajak Pj Gubernur Heru agar menjadikan DKI Jakarta sebagai provinsi percontohan untuk penurunan stunting di bawah 5 persen. Angka stunting di DKI Jakarta sendiri turun 2% menjadi 14,8%, angka ini menduduki peringkat terendah kedua nasional.

“Negara-negara mau kan, level stuntingnya di bawah 5 persen. Saya bilang ke Pj Gubernur, kita kasih hadiah ke Bapak Presiden, ada provinsi yang kalau bisa di bawah 5 persen. Karena DKI sekarang posisnya di 16 persen. Tadi kita bicarakan, kita kasih contoh satu provinsi di Indonesia sama dengan negara maju level stuntingnya. Dan Pak Pj Gub komitmen untuk itu. karena saya tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan dari kepala daerah,” terang Budi.

See also  Sambut CASN Baru Kementerian PANRB dengan Orwastu

Budi menegaskan untuk mencapai target tersebut, langkah yang harus dilakukan Pemprov DKI bersama-sama Kementerian Kesehatan di antaranya melakukan sinkronisasi data stunting berdasarkan nama dan alamat (by name by addres). “Kita setuju akan disamakan. Cepat ini, dalam waktu seminggu sudah bisa rampung,” tegas Budi.

Kemudian, program penanganan stunting antara Pemprov DKI dan Kementerian Kesehatan juga harus disinkronisasikan. Program tersebut difokuskan dalam tiga kelompok, yaitu kelompok ibu hamil karena risiko stunting paling tinggi terjadi sebelum melahirkan, kelompok bayi usia 6-12 bulan, dan anak usia 12-23 bulan karena membutuhkan makanan tambahan di luar ASI seperti protein hewani.

“Kita sudah setuju, mulai minggu ini persiapannya. Minggu depan langsung jalan. Karena ini masalah eksekusi. Mudah-mudahan kita bisa lapor ke Bapak Presiden, bahwa progresnya cepat. Sekali lagi ini ambisi, belum janji. Kita berdua mau bisa DKI di bawah 5 persen,” ungkap Budi.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB