Kementerian PUPR Bersihkan Lahan dan Bangun Jaringan Irigasi-Drainase Dukung Pengembangan Food Estate di Keerom Papua

Tuesday, 21 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Keerom- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia meninjau lokasi pengembangan Food Estate di Keerom, Papua, Selasa (21/3/2023). Hadir mewakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yakni Direktur Irigasi dan Rawa, Ditjen SDA, Kementerian PUPR, Ismail Widadi.

Presiden Jokowi mengatakan, saat ini di Kabupaten Keerom akan disiapkan kurang lebih lahan seluas 10 ribu hektare (ha) untuk penanaman jagung, dengan lahan yang sudah dibersihkan (land clearing) untuk tanam seluas 500 ha.

“Tahun depan ditargetkan pembersihan lahan ditambah 2.500 ha. Yang ditanam sampai hari ini baru 100 ha.
Kita akan lihat bulan Juni 2023 panen pertama, berapa ton per hektarenya akan kelihatan, tapi saya lihat ini visible karena tanahnya rata/datar,” kata Presiden Jokowi.

Secara bertahap Presiden berharap produksi jagung di lahan tersebut naik terus tiap tahunnya. “Air sangat nelimpah, untuk pengairannya dibuat parit-parit drainase,” kata Presiden.

Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR
Ismail Widadi mengatakan, Food Estate di Kabupaten Keerom ini merupakan salah satu food estate yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Untuk food estate Keerom ini, Kementerian PUPR mendapatkan tugas untuk membuka lahan ex kebun sawit dan saluran irigasi/drainase. Cita-cita besar Presiden adalah membangun food estate yang produk utamanya jagung pada lahan eks sawit yang sudah tidak produktif seluas 10.000 hektare (ha),” kata Ismail.

Hal itu sejalan dengan yang disampaikan Menteri PUPR, M Basuki Hadimuljono, dalam berbagai kesempatan bahwa Kementerian PUPR mendukung program-program Presiden Jokowi, sesuai tusi yang diemban, yaitu penyediaan infrastruktur.

Pada tahap pertama, dikatakan Ismail, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua melakukan beberapa kegiatan, diantaranya pembersihan lahan (land clearing) dari sisa tanaman pohon sawit. “Yang telah dilakukan pada tahap 1 ini mulai tahun 2022-2023 adalah membuka lahan eks sawit seluas 500 ha, kemudian juga menyiapkan drainase untuk mengalirkan air dari tanah yang telah jenuh kandungan air karena sebelumnya ditanami sawit,” kata Ismail.

See also  Transformasi Dokumen Kependudukan Menjadi Data Kependudukan

Saluran drainase yang dibangun mulai dari primer, sekunder, tersier, dan kuarter yang total panjangnya 80 km. “Sejauh ini sudah diselesaikan sepanjang 61 km dan sedang berjalan pekerjaan saluran kuarter,” kata Ismail.

Dikatakan Ismail, untuk tahap awal, pengairan masih cukup dengan mengandalkan air hujan dan kandungan air di tanah eks lahan sawit yang masih sangat banyak. “Diperkirakan untuk dua kali tanam masih bisa, selanjutnya bisa dibangun embung berkapasitas sampai dengan 6.000 m3 dan juga sumur-sumur pompa serta sprinkler,” ujarnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Kementerian PUPR Nimbrot Rumaropen mengatakan, bahwa dalam perkembangannya, untuk penanaman jagung perdana bulan lalu, Kementerian PUPR juga diminta membantu untuk menyiapkan lahan hingga siap tanam, seperti membajak dan menggemburkan tanah.

Salah satu petani Kampung Wambes Kabupaten Keerom, Dorteis Kapitarao mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan Pemerintah untuk membuka lahan eks sawit menjadi pertanian jagung. “Ini merupakan anugerah bagi kami untuk meningkatkan taraf hidup lewat pertanian jagung,” kata Dorteis. (*)

Berita Terkait

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol
Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar
Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 17:20 WIB

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Tuesday, 23 June 2026 - 19:06 WIB

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Tuesday, 23 June 2026 - 13:18 WIB

Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa

Tuesday, 23 June 2026 - 13:07 WIB

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Sunday, 21 June 2026 - 18:13 WIB

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Nasional

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Wednesday, 24 Jun 2026 - 17:20 WIB

Berita Terbaru

Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Wednesday, 24 Jun 2026 - 13:29 WIB

News

DPD RI Perkuat RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Wednesday, 24 Jun 2026 - 13:12 WIB

News

DPD RI Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Wednesday, 24 Jun 2026 - 13:09 WIB