Dirjen Bina Adwil Apresiasi Langkah Bupati Kubu Raya Lindungi Redkar dengan Asuransi

Tuesday, 28 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA mengapresiasi langkah Bupati Kubu Raya dalam melindungi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dengan asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, upaya tersebut dapat membantu jajaran Redkar dalam mengoptimalkan kinerjanya.

Terlebih, peran Redkar dinilai penting untuk mengurangi ketimpangan jumlah personel pemadam kebakaran. Ditambah lagi, rasio jumlah petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan dinilai masih belum sebanding dengan frekuensi dan intensitas bencana kebakaran.

Safrizal meyakini, semangat kesukarelawanan pemadam kebakaran dan penyelamatan menjadi parameter penting dalam penanganan bencana kebakaran.

“Afirmasi kebijakan ini sangat simpatik. Meskipun Redkar berjuang tanpa pamrih, namun kepedulian dari pemerintah daerah, seperti Pemkab Kubu Raya, tentu akan semakin memompa semangat para anggota Redkar di lapangan,” ujar Safrizal dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (27/3/2023).

Safrizal yang merupakan Pembina Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Seluruh Indonesia mengatakan, langkah Pemkab Kubu Raya menjadi hal yang patut didukung, mengingat tantangan dalam menghadapi dinamika ancaman bencana kebakaran terus meningkat. Hal ini ditambah pula dengan prediksi dari BMKG yang menyampaikan bahwa di tahun ini akan terjadi kemarau kering yang berlangsung lama. Kondisi itu diprediksi akan meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.

“Strategi aksi yang dijalankan oleh Bupati Kubu Raya saya lihat sebagai kebijakan yang visioner, di mana melindungi Redkar sama artinya melipatgandakan kekuatan pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam mitigasi bencana kebakaran dan ancaman Karhutla ke depan,” sambung Safrizal.

Di lain pihak, Safrizal mengungkapkan, pihaknya mendorong pemerintah daerah agar memanfaatkan aplikasi Redkar. Pasalnya dengan terobosan tersebut akan memudahkan Kemendagri untuk melakukan pendataan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, keberadaan Redkar diharapkan dapat bertambah dalam skala luas dan jumlah yang masif.

See also  Menteri LHK Serahkan Petikan SK Green Ambassador dan Lakukan Observasi Badak Sumatera

“Kami mendorong semua Pemda untuk memanfaatkan aplikasi Redkar ini. Keunggulan jika sudah masuk ke dalam aplikasi Redkar Kemendagri, tentunya akan menjadi big data yang turut menentukan berbagai falisitas atau afirmasi kebijakan dari pemerintah daerah, sehingga anggota kian bertambah, manfaatnya semakin berkah,” pungkas Safrizal.

Sebagai informasi, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan memberikan perlindungan kepada 320 Redkar yang tersebar di 20 desa dan 4 kecamatan.

“Jumlah 320 Redkar ini baru sebagian dari jumlah Redkar yang tersebar di 123 desa dan 9 kecamatan, yang mana pada hari ini, baru 20 desa dari 4 kecamatan. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengganggarkan melalui APBD-nya untuk memberikan perlindungan bagi 320 Redkar ini,” ungkap Muda.

Muda memandang, pengorbanan dan kerja para Redkar patut diapresiasi. Sebab, kebanyakan Redkar memiliki tanggung jawab lain di luar tugasnya sebagai relawan pemadam kebaran. Jajaran Redkar umumnya berprofesi sebagai pengajar, pekerja swasta, restoran, bengkel, pekebun, dan lain sebagainya.

“Melalui BPJS Ketenagakerjaan ini, Redkar sudah ditanggung dan mendapatkan jaminan kecelakaan kerja. Dan bahkan sampai risiko terburuk meninggal dunia pun, mereka tetap mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan. Dan bagi yang memiliki anak, maka anak mereka juga akan mendapatkan beasiswa pendidikan sampai sarjana,” tandas Muda.

Berita Terkait

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Saturday, 25 July 2026 - 09:55 WIB

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Friday, 24 July 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Berita Terbaru