Tingkatkan Layanan Pemerintah Akuntabel dan Profesional, Ini Langkah Kementerian PUPR Siapkan Permen Penerimaan Negara Bukan Pajak

Saturday, 15 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan PNBP dengan menyiapkan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah ditetapkan Presiden sejak April 2023.

Kepala Biro Keuangan Kementerian PUPR Budhi Setyawan yang mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR dalam acara Media Briefing yang diselenggarakan oleh Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan
terkait PP Nomor 21 Tahun 2023 mengatakan, perubahan PP 38 Tahun 2012 menjadi PP
21 Tahun 2023 dilakukan dalam rangka mengoptimalkan PNBP di lingkungan Kementerian PUPR dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“PP yang baru mengatur jenis dan tarif PNBP yang lebih sederhana yaitu semula 2.043 tarif menjadi 265 tarif PNBP. Penyederhanaan dilakukan dengan pengelompokkan jenis tarif berdasarkan bidang pekerjaan, bukan lagi per masing-masing balai pengujian, khusus untuk PNBP pelayanan pengkajian, pengujian, sertifikasi, dan advis teknis,” kata Budhi, Rabu (12/7/2023).

Dikatakan Budhi, hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan pelayanan pemerintah yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel, untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ditambahkan Budhi, dalam PP 21 Tahun 2023 juga diatur PNPB terkait administrasi perizinan berusaha kantor perwakilan badan usaha jasa konstruksi asing,
penggunaan sarana dan prasarana sesuai dengan tugas dan fungsi,
pelayanan akademik Politeknik Pekerjaan Umum,
royalti atas lisensi hak kekayaan intelektual dari hasil pengkajian, denda administratif atas pelanggaran administratif jasa konstruksi, penggunaan peralatan konstruksi
biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air, dan
sewa rumah negara tapak serta
sewa satuan rumah susun.

Dalam PP yang baru tersebut, Budhi mengatakan juga mengatur pemberian keringanan dan insentif kepada UMKM, mahasiswa, pengguna layanan yang mengalami keadaan di luar kemampuan dan/atau kondisi kahar. Keringanan berupa tarif dengan pertimbangan tertentu antara lain dalam rangka mendukung pengembangan UMKM, masyarakat tidak mampu, mahasiswa, kebijakan pemerintah (misal: terkait pemanfaatan energi baru terbarukan), derajat kontribusi pemanfaat pada pengelolaan sumber daya air, faktor keringanan sewa rumah negara dan faktor penyesuai sewa satuan rumah susun, keadaan di luar kemampuan wajib bayar atau kondisi kahar, dan penyelenggaraan kegiatan sosial dan kenegaraan.

See also  Komunitas Petugas Kebersihan Kota Prabumulih Mendapat Bantuan Program Perumahan

Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak Kementerian Keuangan Wawan Sunarjo mengatakan, salah satu poin penting lainnya adalah terkait pengelolaan PNBP di Kementerian PUPR mengenai Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang dilakukan oleh Perum Jasa Tirta I dan Perum Jasa Tirta II melalui meekanisme Mitra Instansi Pengelola (MIP) PNBP. Dimana dengan skema tersebut pendapatan dari BJPSDA merupakan pendapatan MIP dan Menteri PUPR menetapkan besaran tarif yang harus disetorkan ke kas negara setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan.

” Dalam pengelolaan BJPSDA oleh Perum Jasa Tirta I dan Perum Jasa Tirta II diperlukan penguatan kerja sama pengelolaan PNBP antara Kementerian PUPR dan Perum Jasa Tirta I dan Perum Jasa Tirta II,” kata Wawan.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Tirta II Dikdik Permadi Yoffana menyambut baik hadirnya PP terbaru terkait PNBP tersebut. Menurutnya dengan adanya aturan tersebut, dapat menjadi dasar yang lebih kuat dalam pengelolaan pemanfaatan sumber daya air. “Contohnya di Bendungan Jatiluhur, selain untuk air baku, kami mengelola potensi PLTA sebesar 187 MW dan juga ada kegiatan wisata yaitu hotel, camping ground, restoran/istora, waterpark, dengan perkiraan jumlah pengunjung sekitar 160 ribu orang/tahun,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Monday, 5 October 2026 - 22:31 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Tawarkan Lebih 5.000 Aset, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026

Tuesday, 6 Oct 2026 - 20:04 WIB

News

BNI Gandeng Indomaret, Akses Modal Mitra Usaha Diperkuat

Tuesday, 6 Oct 2026 - 19:56 WIB