Gus Halin Minta Perempuan Lebih Dilibatkan dalam Pembangunan Desa, Ini Alasannya

Saturday, 5 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra, PJ Bupati Bireuen Aulia Sofyan, Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud meresmikan Desa Wisata Pantai Cemara Gampong Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireun, Sabtu (5/8/2023)

Foto : Mugi/KemendesPDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra, PJ Bupati Bireuen Aulia Sofyan, Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud meresmikan Desa Wisata Pantai Cemara Gampong Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireun, Sabtu (5/8/2023) Foto : Mugi/KemendesPDTT

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa. Perempuan memiliki ketelitian lebih tajam yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap pemanfaatan keuangan, sehingga tidak disalahgunakan.

“Libatkan sebanyak-banyaknya perempuan dalam proses pembangunan,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim saat meresmikan Wisata Pantai Cemara di Desa Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (5/8/2023)

“Dari pengalaman saya selalu ketika pengelolaannya melibatkan perempuan sering tertib dan bagus karena perempuan cenderung hati-hati dibandingkan laki-laki,” tambahnya.

Peran perempuan dalam pembangunan menjadi hal penting sehingga masuk sebagai tujuan SDGs Global kelima yang berbunyi kesetaraan gender dan SDGs Desa tujuan kelima yakni keterlibatan perempuan desa.

Selanjutnya diharapkan tidak ada lagi ketimpangan gender sehingga perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk berkontribusi sesuai perannya.

Dalam kesempatan ini, Gus Halim juga menyinggung tentang batasan pemanfaatan dana desa.

Dia menegaskan kepala desa boleh menggunakan dana desa untuk berbagai hal asalkan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM di desa.

Hal ini termasuk penggunaan dana desa untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengurangan stunting, maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Prinsipnya begini, dana desa bolehnya dipakai apa saja kecuali yang dilarang. Apa saja boleh dilakukan asal berkaitan langsung dengan dua aspek yaitu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM (sumber daya manusia),” tegasnya.

Dalam acara peresmian Wisata Pantai Cemara ini, Gus Halim didampingi Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra, Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan, anggota Komisi V DPR Ruslan M Daud, Camat Gandapura Azmi, dan Geuchik Gampong Lingka Kuta Surya Dharma.

See also  Bagi Warga Jateng & DIY, Gratis E-Voucher MyPertamina Bila Mengaji 1 Juz, Catat Lokasinya!

Berita Terkait

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 14:25 WIB

Wamen Investasi Percepat Proyek Bioetanol di Lampung

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Berita Terbaru