Pimpin Upacara HUT Ke-78 RI di Miangas Sulut, Gus Halim: Cinta Negara Sebagian dari Iman

Thursday, 17 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Istri Lilik Umi Nashriyah dan Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-78 di Miangas, Kab. Kep. Talaud, Sulawesi Utara.
Kamis (17/08/23)

Dok. Sigit Purwanto/Humas Kemendes

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Istri Lilik Umi Nashriyah dan Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-78 di Miangas, Kab. Kep. Talaud, Sulawesi Utara. Kamis (17/08/23) Dok. Sigit Purwanto/Humas Kemendes

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Miangas, Pulau Perbatasan RI – Filipina, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (17/8/2023).

Menteri yang akrab disapa Gus Halim bersama istrinya Lilik Umi Nashriyah hadir mengenakan pariwung, pakaian adat Kepulauan Talaud yang berwarna ungu, dan kemeja putih dibalut kain tenun khas Sulawesi Utara.

Baju ungu tersebut dalam sejarahnya merupakan baju simbol keagungan, kejayaan dan khusus untuk raja dan ratu.

Gus Halim dalam amanatnya menyatakan, upacara yang diperingati setiap tanggal 17 bulan Agustus itu merupakan penanda sejarah bangsa hari ini yang lahir dan besar lantaran perjuangan jiwa dan raga para leluhur bangsa di setiap sudut desa di Indonesia.

Selain itu, Gus Halim berharap agar masyarakat desa di titik 0 Utara Indonesia itu untuk terus meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilannya agar desa dapat bersaing dengan kemajuan zaman.

“Sutan Sjahrir dalam perjuangannya kita, mencatat perang kemerdekaan. Persis sejak Indonesia merdeka, barulah menggelora semenjak warga desa-desa seluruh nusantara turut memekikkan merdeka dengan semangat membara,” kata peraih Doktor Honoris Causa dari UNY itu.

Oleh karena itu, Gus Halim juga mengajak warga desa untuk terus mencintai tanah air, semesta dan lingkungan.

Dengan melihat kemajuan pembangunan desa-desa di perbatasan Indonesia tersebut, maka akan bisa melahirkan para tokoh-tokoh nasional di masa depan.

“Hadratus Syeikh Hasyim Asy’ari menegaskan, cinta negara adalah sebagian dari iman. Semangat warga desa menjadi tulang punggung penyangga pertahanan kemerdekaan, bahkan sejak negara bangsa kita berumur muda,” tegas mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu.

See also  Dailami Suarakan Kekhususan Jakarta Setelah IKN Pindah di Sidang Paripurna

Peringatan HUT ke-78 RI di Miangas ini sekaligus ingin memastikan bahwa dana dan program pembangunan desa yang digelontorkan pemerintah, benar-benar terpusat dan maju di setiap desa.

Dengan demikian, desa akan menjadi lilin-lilin di desa yang menerangi seluruh belahan bumi Indonesia, seperti yang dicita-citakan oleh Bung Hatta sebagai salah satu pendiri bangsa.

“Proklamator, Bung Hatta, juga menulis dengan tinta emas peran penting desa untuk mengisi kemerdekaan. Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tapi Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di desa,” tandas Gus Halim.

Upacara tersebut diikuti oleh sejumlah unsur, di antaranya; TNI, POLRI, aparatur desa, pendamping desa, organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Talaud, mahasiswa, dan siswa mulai SMA, SMP, hingga SD.

Peringatan HUT ke-78 RI di Miangas dipimpin Gus Halim yang didampingi Bupati Talaud, Elly Engelbert Lasut dan hadir pula sejumlah pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendes PDTT.

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru