Mendag Zulhas: Kolaborasi Pelaku UKM dan Perusahaan Buka Pintu Ekspor ke Kancah Global

Monday, 25 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan untuk pertama kalinya melepas ekspor komoditas unggulan Provinsi Jambi, yaitu pinang, kopra, dan karet. Pelepasan ekspor ini melibatkan berbagai macam perkebunan rakyat yang dikelola satu unit induk usaha yang terdiri atas pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta perusahaan. Pelepasan ekspor dilakukan pada Sabtu, (23/9), di Pelabuhan Talang Duku, Jambi. Turut hadir Gubernur Provinsi Jambi Al Haris dan Penjabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni. Mendag Zulkifli Hasan didampingi Direktur Jenderal Dalam Negeri Isy Karim.

Pelepasan ekspor dilakukan PT Kirana Windu untuk produk karet senilai USD 80 ribu ke Meksiko, CV Rayeez Agro Albasith untuk produk kopra kering senilai USD 24,79 ribu ke Pakistan, PT Blantika Indo Global untuk produk ijuk kelapa dari pelepah pinang senilai USD 14,30 ribu ke India, serta PT Agro Future Indonesia produk biji pinang senilai USD 16,97 ribu ke Bangladesh.

“Pelepasan ekspor perdana Provinsi Jambi ini merupakan kolaborasi antara pelaku UKM dan perusahaan. Artinya, kegiatan ini membuktikan bahwa jika seluruh pelaku usaha berkolaborasi, maka akan menciptakan eksportir yang sanggup memenuhi selera pasar global, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Semoga acara ini menjadi momentum dalam mendorong perluasan pasar ekspor bagi produk-produk Indonesia dan menggerakkan roda ekonomi nasional,” ujar Mendag Zulkfili Hasan.

Pada sambutannya, Mendag Zulkfili Hasan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi dan jajarannya karena Provinsi Jambi adalah salah satu penyumbang surplus terbesar. “Saya datang khusus ke Jambi untuk mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jambi dan para bupati karena selama 40 bulan berturut-turut ekspor Indonesia surplus. Salah satu penyumbang surplus terbesar adalah Provinsi Jambi. Pada 2022, surplus neraca perdagangan Indonesia hampir mencapai Rp900 triliun,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, selain karet dan kelapa, pinang juga merupakan produk unggulan Indonesia di pasar internasional. Indonesia adalah produsen ke-5 dunia dengan total produksi mencapai 215.000 metrik ton pada 2021. Sebanyak 14 provinsi yang memiliki area yang baik untuk tanaman pinang, di antaranya Jambi, Sumatra Utara, dan Aceh dengan total luas area di seluruh Indonesia mencapai 152 ribu hektare. Provinsi Jambi juga menjadi sentra produksi pinang yang menyumbang hampir 40 persen produksi nasional.

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, kualitas produk pinang dari Indonesia khususnya Jambi cukup tinggi dibandingkan negara lain. Namun, saat ini terdapat hambatan ekspor seperti penerapan minimum import price (MPI) di India; penerapan tarif bea masuk yang tinggi di India, Iran, dan Persatuan Emirat Arab; serta belum adanya pengakuan sertifikasi di negara tujuan ekspor.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, hambatan ekspor ini bukan hanya menjadi keresahan para petani dan eksportir pinang, melainkan juga menjadi keresahan Kementerian Perdagangan. “Untuk itu, kami akan terus melakukan upaya diplomasi bilateral dengan negara tujuan ekspor pinang, agar tidak ada lagi yang menghambat ekspor pinang dari Indonesia. Saya berjuang keras agar India mengubah kebijakan terhadap pinang Indonesia, khususnya dari Jambi. Selama menjadi Mendag, saya sudah mengunjungi India sebanyak lima kali untuk membela Jambi agar hasil produk pertanian diterima dengan baik di India,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

See also  Berprestasi di Usia Muda, Menpora Bangga dengan Pencapaian Karir Puteri Komarudin dan Aero Aswar

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut
Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terkait

Sunday, 27 September 2026 - 22:56 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Bekali UMK Agar Siap Hadapi Buyer Global

Monday, 28 Sep 2026 - 12:24 WIB

News

Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur

Monday, 28 Sep 2026 - 11:35 WIB

foto ist

Olahraga

Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand

Monday, 28 Sep 2026 - 09:54 WIB

Energy

Dosen ITPLN Unjuk Peran di Forum Energi ASEAN di BSD

Monday, 28 Sep 2026 - 08:57 WIB