Di KBRI Tashkent, Menteri PANRB Ajak Lipat Gandakan Perdagangan RI-Uzbekistan

Thursday, 12 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kinerja Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tashkent, Uzbekistan, dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat Indonesia maupun pelayanan bagi pelaku usaha Tanah Air untuk memasuki pasar negara tersebut. Hal itu merupakan bagian dari peningkatan pelayanan publik yang merupakan tugas semua elemen birokrasi, termasuk jajaran kedutaan.

Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerjanya ke KBRI Tashkent, di Uzbekista sebelum bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan dan Pengentasan Kemiskinan Uzbekistan Kuchkarov Djamshid Anvarovich, yang juga membawahkan sektor pelayanan publik. Di KBRI Tashkent, Anas disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan Sunaryo Kartadinata. Hadir pula para WNI yang tinggal di Uzbekistan.

“Indonesia dan Uzbekistan memiliki ikatan yang kuat sejak lama. KBRI di Tashkent tentu memainkan peran yang signifikan untuk terus memperkuat relasi kedua negara,” ujar Anas, Kamis (12/10)

Anas mengatakan, fungsi pelayanan publik KBRI Tashkent selama ini telah berjalan baik, dan ke depan harus terus ditingkatkan. Misalnya dalam pelayanan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (e-KTKLN) untuk memastikan para pahlawan devisa tersebut aman secara prosedur dan sesuai mekanisme peraturan setempat.

“Pelayanan dan sosialisasi mengenai e-KTKLN yang diberikan KBRI di sini kepada para pekerja migran Indonesia sudah sangat baik. Berbagai fungsi pelayanan lain juga harus terus ditingkatkan dari selama ini yang sudah cukup baik,” ujar Anas.

Termasuk dalam hal fungsi pelayanan publik bidang peningkatan kerja sama ekonomi di antara kedua negara. Total transaksi perdagangan Indonesia dan Uzbekistan mencapai USD 82,5 juta pada 2022. Sesuai arahan Presiden Jokowi dan terus dijalankan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, para diplomat Indonesia juga harus memainkan peran sebagai “agen pemasaran” produk Indonesia di kancah global.

See also  MenkopUKM: Kita Harus Bangga dan Beli Produk Buatan Indonesia

“Ini sebuah capaian yang cukup baik, dan ke depan perlu diakselerasi. Uzbekistan dan negara sekitarnya seperti Azerbaijan, Kyrgystan, Turkmenistan, Kazakhstan, dan negara Asia Tengah lain merupakan pasar ekspor non tradisional yang potensial dilirik perusahaan Indonesia. KBRI di Tashkent dapat mengoptimalkan peran sebagai ‘intelejen pasar’ sektor mana saja yang bisa dimasuki pebisnis Indonesia di Uzbekistan dan Kyrgyzstan sesuai wilayah kerjanya,” ungkap Anas.

Di depan pejabat KBRI dan para WNI, Anas juga menyampaikan berbagai progres pembangunan Indonesia yang sangat pesat di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Anas memaparkan perekonomian yang stabil, program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, peluncuran kereta cepat pertama Asia Tenggara di Indonesia, dan posisi penting Indonesia di jajaran negara anggota G-20.

“Indonesia kini disegani di dunia internasional, diletakkan di posisi terhormat dalam pergaulan dunia. Kita harus bangga, dan terus bekerja sebaik-baiknya memajukan Indonesia sesuai tugas, pekerjaan, maupun profesi kita masing-masing,” papar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.

Berita Terkait

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor
Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
Bendung Krueng Pase Kembali Berfungsi, Dukung Pemulihan Pertanian di Aceh Utara
Dari Dermaga ke Sekolah: Hutama Karya Ngebut Bangun Sekolah Rakyat Mamuju

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Friday, 8 May 2026 - 01:20 WIB

Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei

Thursday, 7 May 2026 - 18:08 WIB

Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Thursday, 7 May 2026 - 16:03 WIB

Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB