Menteri LHK di HKAN: Kerja Konservasi Tidak Hanya di Status Kawasan Hutan Konservasi

Wednesday, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Puncak Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2023 di Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (8/11/2023).

Mengusung tema “Hapungkal Himba Kalingu: Jiwa yang Damai Dalam Harmoni Rimba Belantara”, peringatan HKAN Tahun 2023 diharapkan dapat menguatkan kesadaran kita mengenai betapa pentingnya menjaga dan hidup selaras dengan alam.

“Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional merupakan salah satu upaya mengingatkan dan menggiatkan kita untuk terus berusaha melestarikan alam yang kita cintai agar tetap dapat menopang kehidupan bagi kita kini dan bagi anak cucu kita di masa depan,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti mengingatkan bahwa konservasi keanekaragaman hayati dilakukan dalam berbagai level, baik genetik, spesies maupun ekosistem. Artinya konservasi mencakup dimensi species dan landscape yang interconnected misalnya sebagai wilayah jelajah satwa.

Dengan demikian, Menteri Siti menekankan kerja – kerja konservasi tidak hanya berfokus pada kawasan hutan konservasi menurut status hutan negara, tetapi pada berbagai area yang menjadi habitat tumbuhan dan satwa penting dan memiliki keanerakaragaman hayati tinggi. Konservasi harus juga diartikan sebagai upaya yang luas yaitu mempertahankan di wilayah kawasan konservasi dan seisinya.

“Kita semua berharap melimpahnya kekayaan keaneka-ragaman hayati Indonesia dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat dan tentu harus kita kelola dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Menteri Siti mengajak semua pihak untuk terus berupaya dalam langkah sinergis sesuai rambu- rambu dan aturan negara serta dengan memperhatikan konvensi internasional dan menurut kebutuhan serta produktivitas upaya konservasi alam. Itu semua juga dilakukan dalam orientasi pembangunan yang berkelanjutan, dan tiga prinsip konservasi yaitu perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan secara lestari.

See also  Rapat Kerja dengan Komite II DPD RI, Kementerian PUPR Bahas Program Kerja Tahun 2023 dan Rencana Kerja Tahun 2024

Hal tersebut disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dinyatakan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, dirinya menyatakan Pemprov Kalteng berkomitmen mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

“Kita menyadari pentingnya perlindungan dan konservasi, apalagi baru-baru ini kita mengalami merasakan dampak karhutla” kata Edy yang hadir mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Kalteng sebagai provinsi terluas di Indonesia, memiliki sumber daya alam yang melimpah. Luas wilayah Kalteng 15, 3 juta hektar, dimana 77,62 persen atau 11, 9 juta hektar wilayahnya ditunjuk sebagai kawasan hutan.

Wagub Edy mengatakan wilayah yang ditunjuk sebagai kawasan hutan ini berperan penting sebagai penyangga kehidupan dan pembangunan. Meski begitu, hal tersebut juga perlu dibarengi upaya pengukuhan dan tata batas yang jelas dan tuntas untuk mencegah terjadinya konflik.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Desa Ramah Satwa, Peresmian Rumah Anggrek, launching buku 55 Taman Nasional di Indonesia serta Penandatanganan Perangko HCPSN dengan spesies Hanguana sitinurbayai dan Katak Terbang Wallace (Rhacaphorus nigropalmatus).

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB