Menteri LHK: Karhutla di Sumsel Diharapkan Segera Berakhir

Tuesday, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memantau langsung kerja-kerja Manggala Agni mengatasi karhutla ke Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, 12/11/2023. Ia menyebutkan pemadaman karhutla di Desa Jungkal sudah dilakukan selama 68 hari.

Ia mengungkapkan kebakaran di OKI yang terjadi di lahan gambut menjadi berbahaya karena bisa lama dan sulit dipadamkan; dan asapnya bisa sangat banyak bahkan bisa sampai melintas batas negara.

“Sumatera Selatan memiliki wilayah gambut yang luas, yang terbakar ini adalah wilayah konsesi yang pailit, dan sedang dalam proses kepailitan dan akan dicarikan langkah dan tidak bisa dibiarkan terbakar,” jelas Siti Nurbaya.

Selain itu, Siti Nurbaya juga menyebutkan bahwa harus ada pengamanan lebih lanjut. Tidak cukup hanya melakukan pemadaman karhutla. Harus ada aspek tata kelola lahan yang perlu lebih ketat dikontrol.

Siti menambahkan, ada tiga aspek dalam pengendalian untuk pencegahan secara permanen atas karhutla dan hal itu telah kita laksanakan sejak 2020, sesuai dengan arahan presiden.

Tiga aspek yang disebutkan Siti Nurbaya dilakukan dengan pertama, pengendalian dan analisis iklim/cuaca dengan memantau pergerakan cuaca lalu dikembangkan dalam analisis wilayah di lokasi rawan karhutla untuk menentukan lokasi operasi modifikasi cuaca alias hujan buatan.

Kedua, melakukan pengendalian operasional melalui satgas terpadu yang melibatkan KLHK, BNPB, BRIN, BMKG, TNI, Polri, Kemendagri, pemerintah daerah serta komunitas masyarakat setempat. Tugas dari satgas ini adalah menggelar deteksi dini serta melakukan kesiapan pemadaman di darat dan udara. Termasuk di dalamnya adalah melakukan sosialisasi dan penegakan hukum.

Upaya ketiga adalah melalui pengendalian dan pengelolaan landscape atau peruntukan lahan. Melakukan pembinaan kepada pemilik konsesi lahan dan bisnis kehutanan. Di dalamnya juga termasuk merangkul pertanian tradisional yang kerap melakukan pembakaran saat membuka lahan atau pasca panen.

See also  Wapres Ma’Ruf Amin Pastikan Candi Borobudur Siap Sambut Wisatawan pada Libur Lebaran 2022

Selain itu, Siti Nurbaya juga mengungkapkan solidnya koordinasi dan kerja lapangan yang dilakukan bersama dengan Pemda, TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni.

Manggala Agni sudah berjuang memadamkan api sejak awal September 2023, membangun tenda untuk fokus melakukan pemadaman. Dari total 109.000 hektare hutan dan lahan terbakar di Sumsel sepanjang Januari-Oktober 2023, kejadian terparah ada di Desa Jungkal. Operasi pemadaman sudah dimulai sejak 9 September 2023. Namun, kebakaran tetap meluas hingga mencapai 6.000 hektare. Kebakaran di lokasi ini menyumbang polusi asap terbesar di Sumsel, terutama ke Palembang dan sekitarnya. Bahkan, asap mencapai provinsi tetangga, seperti Jambi dan Riau.

Di sela-sela kunjungannya ke Jungkal, Siti Nurbaya juga memberikan motivasi kepada Manggala Agni yang sedang memadamkan untuk tetap semangat menuntaskan pemadaman di Desa Jungkal.

Ia menyebut bahwa pekerjaan Manggala Agni adalah profesi yang mulia. Banyak pihak di Indonesia telah melihat bagaimana kinerja Manggala Agni dalam pengendalian karhutla.

Seperti bulan lalu bagaimana profesionalitas Manggala Agni dalam membantu menangani kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Kota Tangerang diapresiasi banyak pihak, khususnya oleh Pemerintah Kota Tangerang; juga kerja di TPA Suwung, Bali.

Pada kesempatan itu, Siti juga meminta kepada anggota Manggala Agni agar mempersiapkan dengan baik dalam menghadapi tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Manggala Agni mendatang.

“Belajarlah dengan serius, kita akan kawal sebaik-baiknya,” ujarnya.

Secara teknis, karhutla di Desa Jungkal terbilang sulit diatasi. Kondisinya berupa lahan gambut dalam, rata-rata 6 meter. Semakin sulit karena sumber air untuk pemadaman minim. Angin kencang juga berubah-ubah arah. Pada kesempatan itu juga Menteri LHK menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pj Gubernur Agus Fathoni atas kerjasama dan koordinasi yang baik di Sumsel, juga terima kasih kepada dunia usaha yang telah saling membantu.

Berita Terkait

Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum
Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional
Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara
Percepatan Pengadaan Lahan Tol di Sumatra Selatan, Hutama Karya Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Kabupaten
Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Saturday, 20 June 2026 - 14:29 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional

Friday, 19 June 2026 - 18:34 WIB

Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara

Friday, 19 June 2026 - 08:36 WIB

Percepatan Pengadaan Lahan Tol di Sumatra Selatan, Hutama Karya Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Kabupaten

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Berita Terbaru

foto ist

Berita Terbaru

PLN Gerak Cepat Atasi Pemadaman Bergilir

Sunday, 21 Jun 2026 - 08:31 WIB