Gaspol Kendaraan Listrik! Purbaya: Insentif Lanjut, Prabowo Siapkan Stimulus Baru

Wednesday, 5 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah memastikan komitmennya menggeber pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air. Insentif untuk kendaraan ramah lingkungan dipastikan berlanjut, bahkan Presiden Prabowo Subianto segera meluncurkan paket stimulus baru untuk mempercepat adopsinya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, perkembangan industri otomotif Indonesia menuju era kendaraan rendah emisi menunjukkan tren yang menggembirakan. Dalam empat tahun terakhir, pangsa pasar kendaraan listrik melonjak hampir 15 kali lipat.

Namun, pemerintah tak sekadar mengejar peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Lebih dari itu, transisi menuju kendaraan rendah emisi diharapkan mampu menarik investasi, membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

“Presiden Prabowo ingin mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak secara signifikan. Itulah sebabnya kita terus mendorong pengembangan kendaraan listrik. Kebijakan ini tidak akan dihentikan, justru akan terus dilanjutkan,” tegas Purbaya dalam GAIKINDO International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8).

Menurut Purbaya, dalam waktu dekat Presiden Prabowo akan meluncurkan paket stimulus kendaraan listrik. Program tersebut mencakup dukungan bagi sekitar 500 ribu sepeda motor listrik, serta insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil listrik.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi harga minyak dunia.

Tak hanya menggelontorkan insentif fiskal, pemerintah juga terus membenahi iklim investasi agar proses masuknya investasi menjadi lebih cepat dan efisien.

Purbaya mencontohkan percepatan realisasi investasi Hyundai sebagai bukti penyederhanaan birokrasi. Melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, proses sejak penyampaian komitmen investasi hingga peletakan batu pertama pabrik dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar empat bulan.

See also  Harga Tiket Final Four Proliga 2026 Mulai Rp150 Ribu, Tertinggi Rp400 Ribu

Karena itu, pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya bagi produsen otomotif dunia untuk memperbesar investasi di Indonesia, termasuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi regional.

“Saya akan memperbaiki iklim investasi, sehingga Anda bisa berbisnis dengan baik dan memberi keuntungan yang baik. Jadi itu timbal balik. Saya ingin Indonesia menjadi base production for car manufacturers in the region dan mengekspornya ke berbagai negara,” ujar Purbaya.

Menurutnya, sektor otomotif memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Industri ini menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja dengan kapasitas produksi terpasang mencapai sekitar 2,6 juta kendaraan per tahun.

Selain itu, industri otomotif juga memiliki efek berganda yang besar karena terhubung dengan berbagai sektor lain, mulai dari baja, elektronik, industri kimia, logistik hingga jasa keuangan.

Purbaya menambahkan, pertumbuhan pasar otomotif sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, semakin kuat pula daya beli masyarakat sehingga permintaan kendaraan ikut meningkat.

Karena itu, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar pasar otomotif domestik semakin berkembang.

Menutup paparannya, Purbaya mengajak seluruh pelaku industri terus meningkatkan inovasi. Dengan dukungan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta talenta yang kompetitif, Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk membangun industri otomotif yang lebih bersih, lebih cerdas, lebih efisien, dan berdaya saing global.

“Mari kita jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, karena jika ini terjaga, maka industri otomotif juga akan maju,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB