Gus Halim: Desa Kepulauan Jadi Lokus Aplikasi Desanesha di 2024

Monday, 4 December 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, menerima Audiensi dengan Pimpinan ITB terkait Penyampaian Hasil Kerjasama di Desa Tertinggal Wilayah 3T, Senin 04/12/23
Foto : Angga/Kemendespdtt

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, menerima Audiensi dengan Pimpinan ITB terkait Penyampaian Hasil Kerjasama di Desa Tertinggal Wilayah 3T, Senin 04/12/23 Foto : Angga/Kemendespdtt

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menargetkan Desa Kepulauan menjadi lokus aplikasi Desanesha pada 2024 mendatang.

Sehingga dapat mengatasi krisis air bersih yang menjadi persoalan utama dan sering dikeluhkan oleh masyarakat desa kepulauan di seluruh Indonesia.

“Banyak sekali keluhan air desa-desa kepulauan. Makanya kita coba tahun depan, khusus yang desa kepulauan,” ungkap menteri yang akrab disapa Gus Halim itu saat menerima audiensi pakar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB di Kantor Kemendes PDTT Kalisari, Jakarta Timur, Senin (4/12/2023).

Gus Halim menyarankan, persoalan yang dihadapi desa akan cepat tertangani dengan baik melalui konsultasi dengan para pakar ITB lewat aplikasi Desanesha itu.

Apalagi, air bersih dan termasuk juga sanitasi berkaitan langsung dengan tujuan SDGs Desa pada poin keenam, yakni air bersih dan sanitasi layak.

Selain dapat mempercepat pencapaian SDGs Desa, aplikasi Desanesha itu juga berbasis teknologi tepat guna yang mampu mengatasi berbagai persoalan di lokasi 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

“Dengan aplikasi tersebut, kepala desa dan pakar dapat terus bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi desa,” kata Profesor Kehormatan UNESA ini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa (BPI) Kemendes PDTT Ivanovich Agusta mengatakan, Kemendes PDTT akan merekomendasikan Desanesha kepada seluruh desa di Indonesia.

Terutama terus disebarluaskan ke Kabupaten/Kota pada lokus desa-desa 3T (tertinggal, terdepan dan terlyar) di wilayah Indonesia Timur.

“Desanesha juga ditunjukkan dalam sistem informasi desa pada sid.kemendesa.go.id bersama seluruh data dan informasi desa dari seluruh Indonesia,” pungkas Ivanovich.

Desanesha merupakan aplilasi besutan LPPM ITB. Aplikasi Desanesha ini diklaim dapat menghubungkan secara langsung konsultasi warga dan kepala desa di seluruh Indonesia dengan para pakar ITB terkait permasalahan yang dihadapi.

See also  Optimalkan Air Baku dari Bendungan, Kementerian PU Selesaikan SPAM Bintang Bano Berkapasitas 100 Liter/Detik

Berita Terkait

PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini
Perkuat Digitalisasi Tol, Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Wajah Baru Command Center
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini
PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Gandeng BRIN Untuk Tingkatkan Optimalisasi Budidaya Anggur Laut
IPB Skors 16 Mahasiswa FTT Terkait Kasus Pelecehan Seksual di Grup Chat
Rakor Percepatan KDKMP, Mendes Yandri Minta Kepala Desa dan Pengurus KDKMP Dilibatkan Saat Beroperasi
Menteri PANRB Buka Pameran “Kartini Masa Kini”, Soroti Jejak dan Karya Fotografi

Berita Terkait

Wednesday, 22 April 2026 - 20:29 WIB

PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini

Wednesday, 22 April 2026 - 17:48 WIB

Perkuat Digitalisasi Tol, Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Wajah Baru Command Center

Tuesday, 21 April 2026 - 23:31 WIB

Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara

Tuesday, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini

Monday, 20 April 2026 - 20:43 WIB

PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Gandeng BRIN Untuk Tingkatkan Optimalisasi Budidaya Anggur Laut

Berita Terbaru