PLN Operasikan SPKLU Khusus Angkot Listrik di Kota Bogor

Friday, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo ketika menjajal Angkutan Umum Perkotaan Berbasis Listrik di Kota Bogor (ALIBO) sekaligus memastikan kesiapan SPKLU Khusus kendaraan listrik umum di Bogor pada Minggu (14/4).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo ketika menjajal Angkutan Umum Perkotaan Berbasis Listrik di Kota Bogor (ALIBO) sekaligus memastikan kesiapan SPKLU Khusus kendaraan listrik umum di Bogor pada Minggu (14/4).

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) terus menggarap kesiapan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Setelah ribuan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang sudah dibangun untuk mobil listrik pribadi, kini PLN berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor mengoperasikan SPKLU khusus Angkutan Umum Perkotaan Berbasis Listrik di Kota Bogor (ALIBO).

Hal ini mendukung upaya Pemerintah Kota Bogor yang tengah menyelenggarakan uji coba terhadap 5 unit Alibo sejak tanggal 4 April 2024 hingga 3 Juli 2024 mendatang.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, kehadiran angkot listrik Alibo ini menjadi era tranformasi angkutan umum di Kota Bogor. Demi memastikan kelancaran, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan PLN dalam menyediakan SPKLU khusus sebagai tempat isi ulang angkot listrik komersial pertama yang beroperasi di Indonesia tersebut.

“Salah satu yang fenomenal dari angkot di Kota Bogor ialah polusinya ya angkot sudah bangkotan, angkot sudah reot dibiarkan beroperasi, susah sekali menghentikannya polusi dan lain-lain. Ini adalah reformasi dari era baru Kota Bogor dan ke depannya hanya ada Biskita Trend dan angkot listrik, itu clear. Bismillah semoga Allah mudahkan,” ujar Bima.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN menambah SPKLU di Bogor khusus untuk melayani kebutuhan pengisian daya angkutan umum berbasis listrik di wilayah tersebut.

“Fokus PLN tidak hanya terhadap kendaraan listrik pribadi, tetapi juga mendukung angkutan umum berbasis listrik dengan terus menyediakan infrastruktur yang memadai, salah satunya kehadiran SPKLU untuk angkot listrik di wilayah Kota Bogor ini,” ujar Darmawan saat meninjau SPKLU di Kantor PLN UP3 Kota Bogor, Minggu (14/4).

Darmawan meyakini, kehadiran angkutan umum berbasis listrik ini akan turut mengurangi emisi karbon dari kendaraan bermotor sejalan dengan program Pemerintah dalam mewujudkan target Net Zero Emissions di tahun 2060 sekaligus juga mendukung ketahanan energi nasional.  

See also  Wamen Hilirisasi: Industri Wajib Terlibat Riset Kampus

“Jika uji coba angkutan umum perkotaan berbasis listrik di Kota Bogor ini berhasil, tentu ini akan menjadi contoh penerapan angkutan umum listrik lainnya di wilayah lainnya dan PLN siap mendukungnya,” kata Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Susiana Mutia menyatakan, PLN sangat antusias menyambut uji coba penyelenggaraan angkutan umum berbasis listrik perdana di kota Bogor.

“PLN mengajak semua pihak untuk berkolaborasi mengakselerasi perkembangan ekosistem KBLBB di Indonesia, salah satunya adalah ALIBO. Ini merupakan sebuah momentum, dan menjadi jembatan kita untuk menurunkan emisi,” jelas Susiana.

Susiana menjelaskan, tambahan SPKLU ini disediakan khusus untuk menunjang kehadiran angkutan umum listrik di Kota Bogor.

“Kami sediakan secara khusus SPKLU untuk ALIBO yang akan digunakan untuk mengisi daya,” kata Susiana.

Ia berharap uji coba angkot listrik yang memiliki 30 titik rute pemberhentian dimulai dari Cidangiang dan berakhir juga di Cidangiang ini bisa menjadi langkah awal sinergi dalam penerapan green energy yang ramah lingkungan,

“Dengan adanya ALIBO ini dapat menjadi langkah awal sinergi dalam penerapan green energy yang ramah lingkungan, sehingga tujuan kita dalam menuju Net Zero Emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat dapat terwujud,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sinergi Fiskal-Moneter 2026, Defisit APBN Dijaga 2,68 Persen PDB
Aksi Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Majalaya
Menkeu Purbaya Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Pertamina dan GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan
Epson Paparkan Strategi 2026: Inovasi Berkelanjutan untuk B2B
Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Berita Terkait

Saturday, 21 February 2026 - 23:36 WIB

Sinergi Fiskal-Moneter 2026, Defisit APBN Dijaga 2,68 Persen PDB

Friday, 20 February 2026 - 20:37 WIB

Aksi Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Majalaya

Thursday, 19 February 2026 - 19:54 WIB

Menkeu Purbaya Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sunday, 15 February 2026 - 13:07 WIB

Pertamina dan GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan

Sunday, 15 February 2026 - 12:43 WIB

Epson Paparkan Strategi 2026: Inovasi Berkelanjutan untuk B2B

Berita Terbaru

foto ist

News

Harga Ayam Naik, Amran Sidak ke Pasar Kebayoran Lama

Monday, 23 Feb 2026 - 12:30 WIB

Olahraga

Drama Lima Set, Jakarta Livin Mandiri Jaga Asa ke Final Four

Monday, 23 Feb 2026 - 01:20 WIB