Kiprah Srikandi PLN di Lapangan, Hadirkan Listrik Hingga Ujung Nusantara

Sunday, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Srikandi PLN ULP Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Made Ratna (kanan) bersama tim tengah melakukan pengecekan tegangan listrik salah satu pelanggan di Pulau Wangi-wangi.

Srikandi PLN ULP Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Made Ratna (kanan) bersama tim tengah melakukan pengecekan tegangan listrik salah satu pelanggan di Pulau Wangi-wangi.

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) terus mendorong para Srikandi PLN untuk berperan aktif dalam menerangi seluruh negeri. Bersamaan dengan peringatan Hari Kartini, banyak kisah heroik para Srikandi PLN dalam menjaga terang hingga perjuangan menghadirkan listrik untuk masyarakat yang berada di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, perseroan sangat mengapresiasi para Srikandi PLN yang berdedikasi tinggi untuk melayani masyarakat. Dia melihat Srikandi PLN sebagai organisasi pegawai perempuan di PLN yang menjadi katalis penting dalam menunjang kinerja perusahaan.

“PLN merupakan korporasi yang sebagian besar diisi laki-laki, namun Srikandi PLN diberikan tanggung jawab dan hak yang sama sehingga para anggota Srikandi PLN bisa lebih produktif dalam menjalankan peran dalam karir, keluarga, dan sosial, meskipun punya peran ganda sebagai ibu dan perempuan pekerja,” tutur Darmawan.
 
Salah satu kisah perjuangan para Srikandi PLN di lapangan dituturkan oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palopo, Sulawesi Selatan, Rathy Shinta Utami. Pada masa libur Idul Fitri 1445 H kemarin, dirinya dan tim sigap melakukan perbaikan untuk kerusakan jaringan listrik akibat bencana tanah longsor yang melanda Desa Lembang Kole Palian, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun berdampak pada aset jaringan PLN. Longsor yang jaringan PLN menyebabkan gangguan listrik ke 1.467 pelanggan,” ungkap Rathy.

Rathy mengisahkan, untuk menuju lokasi bencana, ia dan tim harus menempuh medan berat pegunungan di tengah cuaca yang sedang ekstrem. Setelah menghabiskan waktu 4 jam perjalanan, pihaknya langsung memperbaiki kerusakan agar masyarakat bisa kembali menikmati listrik malam itu juga.

“Menjelang sore hari, hujan pun turun dengan cukup deras, namun kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan pekerjaan sehingga di malam hari seluruh pelanggan sudah dapat menikmati aliran listrik,” tambah Rathy.

See also  Sudah Fungsional, Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara Siap Sambut MPLS Tahun Ajaran 2026-2027

Pengalaman berbeda diungkapkan oleh Made Ratna, anggota Srikandi PLN lain yang bertugas di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Bersama dengan tim, Ratna bekerja keras menghadirkan listrik untuk 180 keluarga di Desa Sombano dan Pulau Kapota yang lokasinya terisolir di antara gugusan pulau di Wakatobi.

“Meski tidak mudah, ketika melihat suatu daerah berhasil dilistriki, saya merasa senang, bangga, dan bersyukur. Karena masyarakat di daerah 3T juga bisa merasakan manfaat listrik seperti saya, utamanya anak-anak yang bisa belajar di malam hari karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Tak mau ketinggalan, Sinarti, anggota Srikandi PLN yang bekerja di ULP Tanah Merah, Papua Selatan juga membagikan pengalamannya saat menjaga keandalan listrik di kawasan terisolir lainnya. Ia menceritakan kebanggaannya dapat menjaga keandalan pasokan listrik di daerah perbatasan saat malam pergantian tahun.

Wanita kelahiran Enrekang, Sulawesi Selatan tersebut mengatakan saat malam tahun baru lalu ia bersama timnya diberikan tugas menjaga keandalan listrik pada salah satu gereja di Kabupaten Boven Digoel yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

“Walaupun harus rela tidak pulang kampung, kehilangan momen berkumpul bersama keluarga. Saya merasa bangga dapat menjalankan tugas mulia ini. Menghadirkan listrik andal serta melihat wajah bahagia masyarakat membuat saya bersyukur, setidaknya hal kecil yang saya lakukan dapat bermanfaat,” pungkas Sinarti.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB