Ditinjau Jokowi, Hutama Karya Optimis Proyek Bendungan Bulango Ulu Rampung Akhir Tahun 2024

Thursday, 25 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) yang berlokasi di Kabupaten Bone Bolango sebagai rangkaian kunjungan kerja ke wilayah Provinsi Gorontalo pada Senin (22/4).

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan optimisme besar terhadap proyek bendungan yang pertama di Gorontalo ini.

“Akan selesai Insya Allah akhir tahun ini sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian serta perkebunan yang ada di Gorontalo dan sekitarnya karena ini waduk gede banget, bisa menampung 84 juta meter kubik,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Pj. Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, dan Bupati Bone Bolango Merlan Uloli serta Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung proses pembangunan bendungan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan pasokan air baku dan manfaat lainnya bagi masyarakat setempat.

“Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional yang berdiri di atas lahan seluas 483.05 Ha dengan progres yang cukup progresif,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa sejumlah manfaat dapat dirasakan dari proyek senilai Rp 1,2 Triliun ini, seperti mengairi Daerah Irigasi (DI) ke wilayah DI Lomaya, DI Alale, dan DI Pilohayanga seluas 4.950 Ha; memenuhi kebutuhan air baku sebesar 2,2 m3 per detik untuk Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo dan sekitarnya; berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas 4,96 megawatt; sebagai sistem pengendalian dan mereduksi banjir hingga 84,62% serta berpotensi sebagai lokasi pariwisata.

See also  Gaji Rp6,2 Juta: Naik MRT-LRT-Transjakarta Gratis!

“Proyek ini akan menjadi salah satu bendungan yang tertinggi di Indonesia mencapai 75 m dengan saluran pelimpah berbentuk terowongan sepanjang 369.06 m,” ujar Adjib.

Proyek yang ditargetkan selesai Oktober 2024 mendatang, digarap melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Basuki Rahmanta Putra dan PT Bina Nusa Lestari (KSO HK-BRP-BNL) dengan porsi Hutama Karya 70%, BRP 15% dan BNL 15%.

Dalam proyek ini, Hutama Karya menggarap beberapa pekerjaan mulai dari persiapan, pembangunan jalan akses bendungan dan jembatan, bendungan utama hingga pembersihan pasca proyek. Adapun pekerjaan yang telah selesai yakni galian main dam serta jembatan dan jalan akses warga dengan menyisakan sejumlah pekerjaan struktur tubuh bendungan, pengeboran hingga penyuntikan material.

Adjib kembali menjelaskan bahwa untuk menjawab target yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, sejumlah strategi percepatan penyelesaian dilakukan oleh KSO seperti memastikan kebutuhan sumber daya, material dan alat terpenuhi, menambah jam dan tenaga kerja di masing-masing bagian. Mengontrol dan mengevaluasi target secara intens agar perencanaan dapat tercapai sesuai jadwal, melakukan koordinasi berkala dengan stakeholders yang terlibat agar membantu kelancaran pekerjaan, menciptakan konstruksi ramah lingkungan dan efisien serta didukung penggunaan digital construction.

“Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai target dengan kualitas yang baik serta diharapkan kehadiran bendungan ini menjadi simbol kemajuan pembangunan infrastruktur di daerah Gorontalo dan sekitarnya,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Di sisi lain, Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya mengatakan bahwa pembangunan Bendungan Bulango Ulu merupakan proyek masa depan bagi Gorontalo.

“Saya memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat Gorontalo agar proyek ini cepat selesai,” ujar Ismail Pakaya.

Berita Terkait

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.
Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua
Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI
3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan
Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi
Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:44 WIB

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 September 2026 - 14:58 WIB

Tim Ekspedisi Patriot Dongkrak Pendapatan Mama OAP Tiga Kali Lipat, Buka Akses Belajar hingga Air Bersih di Papua

Friday, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Thursday, 17 September 2026 - 19:22 WIB

3.000 Buku Calistung dan STEM Buka Jalan Belajar bagi Siswa di Kawasan Transmigrasi Manokwari Selatan

Wednesday, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Dukung Program Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi, PLN EPI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi

Berita Terbaru

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB

Berita Utama

Kemendes dan Bank Dunia Sepakat Percepat Realisasi Program SEHATI

Friday, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB