Permata Hijau Pesisir, Atasi Perubahan Iklim dan Dukung Dekarbonisasi Indonesia

Sunday, 9 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menjawab tantangan perubahan iklim melalui berbagai program terkait aspek lingkungan. Program unggulan yang dilaksanakan di unit-unit operasi membawa solusi serta membawa manfaat untuk masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“KPI saat ini memiliki beberapa program program TJSL yang menyasar pada aspek lingkungan yang dilaksanakan di berbagai unit,” kata Corporate Secretary KPI Hermansyah Y Nasroen.

Melalui Kilang Dumai, jelas Hermansyah, KPI melaksanakan program Permata Hijau Pesisir Gambut. “Program ini merupakan program unggulan dalam mitigasi dan pemulihan bencana di lahan pesisir gambut,” kata Hermansyah.

Program ini terdiri dari 3 subprogram yaitu Revitalisasi dan Konservasi Kawasan Mangrove Pesisir Gambut, Konservasi Air Gambut, serta Pertanian Hortikultura di Lahan Gambut. Program ini melahirkan berbagai inovasi yaitu Triangle Mangrove Barrier (Trimba), Adaptable Pool with Auto Water Rotation (A-Pawon), dan Hybrid Solar Dryer System (HSDS).

“Salah satu keunggulan program ini adalah berhasil mengolah air gambut menjadi air bersih melalui Unit Filtrasi Air Gambut (Filagam) yang telah berhasil memproduksi 5.840 ton air bersih pertahunnya.” jelas Hermansyah.

Dampak positif lainnya adalah melalui pipanisasi yang dibangun, sebanyak 116 KK telah mendapatkan akses dan menerima manfaat air bersih ini. Disamping itu, dengan teknologi Reverse Osmosis (RO), Kelompok Tirta Muda telah berhasil memperoleh air siap minum yang penghasilan nya hingga Rp. 86,4 juta per tahun dari hasil penjualan air minum. Program TJSL terkait Permata Hijau Pesisir Gambut merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan dan bencana yang terjadi khususnya di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tidak hanya di ujung Sumatera, di Jawa Tengah melalui program Kolak Sekancil (Konservasi Laguna Kawasan Segara Anakan Cilacap), KPI melakukan program pengembangan masyarakat.

See also  Susun Roadmap, LAPOR! Akan Ramah Disabilitas

“KPI ikut berkontribusi melakukan Pengembangan Wisata Konservasi Alam untuk Konservasi Laguna Kawasan Segara Anakan Cilacap (Kolak Sekancil) di Dusun Lempong Pucung, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut dengan melakukan penanaman lebih dari 1.5 juta pohon mangrove,” jelas Hermansyah.

Bahkan kini, Kilang Cilacap juga mengembangkan eduwisata mangrove Kolak Sekancil menjadi tempat wisata edukasi yang mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi kelompok sadar wisata setempat.

Program ini berdampak cukup besar yang ditandai dengan rata-rata pengunjung setiap bulan mencapai 250 orang. “Upaya mendongkrak pengunjung arboretum mangrove dilakukan dengan membuat paket trip bertajuk Pesisire Inyong Mandiri. Melalui program ini, KPI berhasil mendukung penyerapan CO2 sekitar 41,3 juta ton/tahun dan produksi O2 sekitar 224 juta ton/tahun,” kata Hermansyah.

Selain program di Kilang Dumai dan Kilang Cilacap, KPI juga mengembangkan integrasi beberapa program program yang selaras dalam melestarikan lingkungan diantaranya Konservasi Mangrove Karangsong Kilang Balongan, Konservasi Mangrove Pesisir Kampung Klayas Kilang Kasim serta integrasi pertanian hortikultura di Kilang Sei Pakning yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi lahan yang bernilai ekonomi.

“Dengan segala komitmen serta upaya terbaik, KPI berhasil mewujudkan program yang memberikan dampak peningkatan ekonomi berkelanjutan untuk masyarakat Indonesia terutama yang bertempat tinggal di sekitar wilayah operasi kilang. Semua program ini tentunya dapat berhasil dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan,” tutup Hermansyah.

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merupakan anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis utama pengolahan minyak dan petrokimia sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social & Governance). KPI juga telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) dan berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi operasional sebagai bagian dari penerapan aspek ESG. KPI akan terus menjalankan bisnisnya secara profesional untuk mewujudkan visinya menjadi Perusahaan Kilang Minyak dan Petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial serta memiliki tata Kelola perusahaan yang baik.

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

News

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Trafik JTTS Meningkat

Saturday, 16 May 2026 - 22:03 WIB

Olahraga

Foolad Sirjan Pastikan Tiket Final AVC Men’s 2026

Saturday, 16 May 2026 - 21:57 WIB