Kemenhub Dorong Pariwisata Banyuwangi melalui Konektivitas Antarmoda

Thursday, 25 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com –  Kementerian Perhubungan turut mendorong pariwisata Banyuwangi melalui konektivitas antarmoda, baik darat, laut, udara, maupun kereta api. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya pada perhelatan lomba sepeda tingkat internasional Tour de Banyuwangi Ijen 2024, Rabu (24/7).

“Banyuwangi ini sangat kreatif dalam menarik wisatawan, terlihat melalui berbagai penyelenggaraan kegiatan seperti lomba sepeda tingkat internasional saat ini. Oleh karenanya konektivitas antarmoda menjadi penting karena akan menjadi kemudahan bagi turis dalam dan luar negeri untuk mengakses tujuan wisata,” tutur Menhub.

Menhub menilai dengan terselenggaranya berbagai acara yang menarik minat, kenaikan turis domestik maupun internasional membuktikan Banyuwangi memiliki potensi untuk menjadi tujuan wisata internasional.

“Dalam waktu dekat ini kita akan mengoneksikan Stasiun Kereta Api Ketapang dan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang dengan jembatan layang atau skybridge. Skybridge ini sudah dianggarkan di tahun 2025, awal tahun depan akan mulai dibangun, dan ditargetkan sudah akan beroperasi pada pertengahan tahun depan,” jelas Menhub.

Selain mempermudah masyarakat untuk pindah moda transportasi, skybridge ini pun dapat menjadi ikon baru di Banyuwangi. Pasalnya, Skybridge dengan rencana panjang 193 meter ini didesain oleh salah satu artisek ternama tanah air, Andra Matin.

Selain skybridge, Menhub menyampaikan rencana untuk mengupayakan agar rute kereta api bisa sampai Banyuwangi. Menhub berharap rencana ini dapat terwujud di tahun depan. Menhub juga akan menjajaki kemungkinan peningkatan frekuensi penerbangan dari dan ke Banyuwangi.

Kemenhub juga tengah menjajaki pembangunan dermaga multipurpose Pelabuhan Tanjung Wangi di Banyuwangi. Nantinya, dermaga multipurpose Tanjung Wangi akan diperuntukkan untuk kapal petikemas dengan kapasitas 17.000 ton, serta mampu menampung 100 kendaraan. Kapasitas ini sama besarnya dengan Pelabuhan Ketapang sehingga dinilai akan sangat efisien.

See also  Penyederhanaan Birokrasi, 28 Instansi Pusat Mendapat Rekomendasi Penyetaraan Jabatan

Menurut Menhub, Pelabuhan Tanjung Wangi adalah satu pelabuhan yang dekat dari Pelabuhan Ketapang, sehingga potensial untuk dikembangkan sebagai pelabuhan regional antara Jawa dan Lombok. Dengan begitu, pelabuhan ini dapat melayani pelayaran kapal secara langsung dari Banyuwangi ke Lombok, Sumba atau Sumbawa.

“Semoga apa yang kita lakukan ini menjadikan Banyuwangi destinasi wisata yang handal dan membuat semua kegiatan festival itu menjadi tambah baik,” ucap Menhub.

Berita Terkait

Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera
Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan
Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk
HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim
Dari Penebang Kayu Jadi Pemandu Wisata, Nyarai Bangkit Lewat Ekowisata
402 Relawan Turun ke Lokasi Bencana, Menteri Dody Apresiasi Semangat Generasi Muda PU di Sumatera
Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona
Pertagas Raih 3 PROPER Emas, Bukti Nyata Komitmen untuk Masyarakat dan Lingkungan

Berita Terkait

Sunday, 12 April 2026 - 11:22 WIB

Hutama Karya Tancap Gas, Pemerintah Kawal Proyek Tol Trans Sumatera

Saturday, 11 April 2026 - 21:20 WIB

Kementerian Transmigrasi Dukung Satgas PKH Bentukan Prabowo Subianto, Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan Hektare Hutan

Saturday, 11 April 2026 - 21:17 WIB

Tingkatkan Layanan Air Minum, Kementerian PU Siapkan Pengembangan SPAM di Nganjuk

Friday, 10 April 2026 - 13:38 WIB

HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim

Thursday, 9 April 2026 - 19:12 WIB

Dari Penebang Kayu Jadi Pemandu Wisata, Nyarai Bangkit Lewat Ekowisata

Berita Terbaru