DAELPOS.com – Timnas voli putri Indonesia kalah untuk ketiga kalinya di SEA V League 2024 di Vinh Puch, Vietnam, Minggu (4/8/2024).
Di depan ribuan penonton, timnas voli putri Indonesia harus mengakui kehebatan Filipina 1-3 (25-23, 15-25, 23-25, dan 21-25) pada laga ketiga.
Indonesia harus berada di posisi juru kunci. Seri berikutnya akan berlangsung di Thailand, pada 9-11 Agustus.
Asisten pelatih Indra Wahyudi juga menegaskan, para pemain tidak bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya karena tidak pernah latihan selama hampir dua minggu.
“Kita akan perbaiki performa mereka di Thailand. Masih ada beberapa hari lagi untuk meningkatkan performa,” ujar Indra.
Manajer tim Ernita Pongky mengatakan, para pemain Indonesia harus lebih bersemangat menghadapi SEA V League 2024 seri Thailand pekan depan. “Lupakan hasil di sini, kita harus bangkit di Thailand. Saya yakin dengan lebih banyak berlatih, kita akan tampil lebih baik lagi di Thailand,” ujarnya.
“Sangat sulit bermain dengan performa bagus kalau kita tidak latihan selama beberapa hari. Saya terakhir main voli di final Proliga (21/7/2024) lalu. Sebagian besar teman-teman juga belum berlatih. Hanya beberapa yang sempat berlatih karena timnya tidak masuk final four dan final Proliga,” kata pemain terbaik Indonesia saat ini, Megawati Hangestri Pertiwi.
Megawati yakin pekan depan akan berbeda penampilannya karena timnya akan punya lebih waktu untuk berlatih.
“Kita baru berlatih di sini, sekali, hanya satu jam. Nah, di Thailand nanti, saya yakin penampilan kami akan bagus,” ujarnya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

