Wamendes PDTT: Program TEKAD Tingkatkan Tata Kelola Ekonomi Desa

Monday, 26 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Paiman Raharjo Wakil Menteri Desa, PDTT. Membuka Acara Workshop Nasional Program TEKAD 202. Senin, 26 Agustus 2024 di Hotel Mercure Ancol.  Foto : Didi Humas Kemendesa

Jakarta- Paiman Raharjo Wakil Menteri Desa, PDTT. Membuka Acara Workshop Nasional Program TEKAD 202. Senin, 26 Agustus 2024 di Hotel Mercure Ancol. Foto : Didi Humas Kemendesa

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Paiman Raharjo menyatakan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) telah mampu meningkatkan tata kelola desa dalam perekonomian serta partisipasi masyarakat.

Wamendes PDTT memaparkan hal itu saat membuka workshop nasional Program TEKAD di Jakarta, Senin (26/8/2024).

“Program TEKAD diharapkan mampu tingkatkan tata kelola desa dan partisipasi masyarakat dalam manfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang didukung oleh teknologi tepat guna,” kata Paiman.

Program TEKAD yang dilaksanakan di 9 provinsi dan 25 kabupaten dinilai telah mengubah paradigma masyarakat desa/kampung mengenai pentingnya membangun ekonomi di pedesaan yang didukung dengan beragamnya potensi unggulan dan SDA.

Program TEKAD ini melingkupi wilayah di Indonesia Timur yaitu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat Daya dan Papua Barat.

“Program TEKAD diharapkan terus berlanjut dan diperlukan pengembangan dan inovasi yang lebih luas di luar lokus program TEKAD,” tegas Paiman.

Selain kegiatan peningkatan dan pengembangan kapasitas yang telah dilakukan baik secara langsung maupun online, salah satu bentuk intervensi TEKAD lainnya yaitu kegiatan demonstrasi plot (demplot), Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD), dan Invesment Found (IF).

“Kegiatan tersebut telah memberikan efek positif bagi masyarakat desa/kampung mengembangkan ekonomi di desanya yang didukung oleh potensi sumber daya alam, dan lingkungan, serta infrastruktur,” papar Paiman.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDTT, Harlina Sulistyorini menjelaskan, Program TEKAD diharapkan dapat memberikan ruang dan peluang yang seluas-luasnya bagi pemerintah daerah untuk lebih mengembangkan dan berinovasi sampai pada tahap pengakhiran program.

Dengan demikian, keberhasilan dan keberlanjutan program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

See also  Grand Desain Pembangunan Kependudukan Harus Masuk RPJPD dan RPJMD

Harlina menambahkan, Workshop Nasional Program TEKAD digelar dari tanggal 25-28 Agustus 2024.

Workshop Nasional Program TEKAD Tahun 2024 ini, mengangkat tema Membangun Masyarakat Desa Di Wilayah Indonesia Timur yang Sejahtera Melalui Transformasi Ekonomi Desa/Kampung.

“Tema ini memberikan makna masyarakat desa/kampung khususnya di wilayah Indonesia Timur harus miliki kesempatan dan peluang yang sama dengan desa di daerah-daerah lainnya untuk mengembangkan kapasitas dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Harlina.

Dari penyelenggaraan workshop ini, diharapkan dapat diketahui progres, capaian, dan hambatan serta memberikan penguatan dalam pengawalan progres, keberlanjutan program, serta mewujudkan komitmen stakeholder terhadap pelaksanaan Program TEKAD.

“Kami berharap bisa diketahui capaian progress TEKAD sampai dengan tahun 2024, adanya komitmen dari pemerintah daerah kaitannya dengan pengawalan keberlanjutan program ini dalam tingkatkan kesejahteraan masyarakat desa/kampung di wilayah Indonesia Timur,” kata Harlina.

Dalam kesempatan itu, Harlina menandatangani naskah komitmen bersama dengan gubernur dan bupati untuk tindaklanjut dari Program TEKAD

Peserta workshop nasional Program TEKAD Tahun 2024 meliputi gubernur di 9 provinsi, bupati pada 25 kabupaten, Kepala Dinas PMK Provinsi atau sebutan lainnya, Kepala Dinas PMK Kabupaten atau sebutan lainnya, Kepala Bappeda Kabupaten, Tim Pelaksana Kegiatan Program TEKAD, Koordinator TPK Provinsi, Koordinator TPK Kabupaten, Peserta Pusat Kementerian/Lembaga, serta peserta lingkup Kementerian Desa PDTT.

Narasumber yang akan dihadirkan dalam kegiatan workshop ini yakni Menteri Desa PDTT, Wakil Menteri Desa PDTT, Deputi Pengembangan Regional Bappenas, Deputi Pendanaan Bappenas, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Country Director IFAD, International Fund For Agricultural Development (IFAD).

Selain itu, Inspetur Wilayah 2, Inspektorat Jenderal Kementerian Desa PDTT, Inspektur Wilayah 5, Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat, BPSDM, Kemdes PDTT, dan mitra pembangunan Program TEKAD seperti Agradaya, Kalasan Valley, Javara, PT Mars Symbioscience, dan PT Alko.

See also  Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Peningkatan Konektivitas Jalan di Pulau Nias Untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pada workshop ini masing-masing TPK provinsi dan kabupaten akan memaparkan terkait pencapaian progress TEKAD di masing-masing lokasi, serta hambatan dan kendala yang dialami. Sesi dalam diskusi oleh semua peserta dan narasumber, akan menjadi poin-poin dalam rumusan rencana tindak lanjut yang disepakati oleh forum.

Berita Terkait

BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak
Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah
Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet
Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya
Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Sungai Cidurian
Kementerian PANRB Pastikan Keberlanjutan Layanan MPP Pascabencana di Wilayah Sumatra
Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 06:48 WIB

BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak

Wednesday, 4 February 2026 - 17:09 WIB

Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah

Wednesday, 4 February 2026 - 16:31 WIB

Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet

Wednesday, 4 February 2026 - 16:12 WIB

Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya

Tuesday, 3 February 2026 - 22:45 WIB

Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur

Berita Terbaru

Daerah

DPD RI Kawal Implementasi UU Cipta Kerja di Bogor

Thursday, 5 Feb 2026 - 06:54 WIB

News

Mendes Minta Warga Sulteng Sukseskan Kopdes Merah Putih

Thursday, 5 Feb 2026 - 06:38 WIB