BNI Masuk 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia

Monday, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali mencatat prestasi gemilang dengan masuk dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi majalah Fortune Indonesia.

Pengakuan ini didasarkan pada pendapatan BNI di tahun 2023, menegaskan posisi kuatnya di sektor perbankan nasional.

Dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (8/9/2024), Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Ini adalah kebanggaan bagi kami semua. BNI akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi lebih besar bagi negara,” ujar Okki.

Sepanjang tahun 2023, BNI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp20,90 triliun, naik 14,18% dibandingkan dengan laba tahun 2022 yang tercatat Rp18,31 triliun. Dengan kinerja ini, BNI berhasil masuk dalam jajaran 10 besar perusahaan paling menguntungkan (most profitable companies) di Indonesia.

Okki mengatakan, BNI berkomitmen untuk terus melakukan transformasi guna memperkuat kinerja keuangannya. “Kami akan terus bertransformasi untuk menghadirkan produk dan layanan terbaik kepada nasabah, sehingga dapat memperkuat portofolio dan kinerja keuangan yang solid,” tambah Okki.

Dalam daftar Fortune Indonesia 100, BNI bergabung dengan 18 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya seperti PT Pertamina, PT PLN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia Tbk, Mind ID, dan Pupuk Indonesia.

Selain itu ada juga PT Garuda Indonesia Tbk, PT Semen Indonesia (SIG Group) Tbk, PT KAI, Pelindo, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Krakatau Steel Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PTPP, dan PT Waskita Karya Tbk.

Total laba bersih perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 mencapai Rp 487,89 triliun. Dari angka tersebut, hampir separuhnya atau sebesar 45,24% disumbangkan oleh sektor keuangan.

See also  Sinergi Telkom & Transvision Hadirkan Layanan TV Digital untuk Freeport Indonesia

Di sisi lain, total pendapatan dari 100 perusahaan terbesar di Indonesia ini mencapai Rp5.606,67 triliun, yang berkontribusi sebesar 26,83% terhadap perekonomian nasional.

“Capaian ini memperkuat posisi BNI sebagai salah satu bank yang terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia,” pungkas Okki.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram
BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo
Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit
BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis
Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
JTTS Hidupkan Ratusan UMKM, Hutama Karya Sulap Rest Area Jadi Motor Ekonomi Lokal
Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Berita Terkait

Thursday, 28 May 2026 - 14:43 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu Jadi Rp2,754 Juta per Gram

Tuesday, 26 May 2026 - 23:17 WIB

BRI Gandeng Syailendra Capital di BRImo

Monday, 25 May 2026 - 17:32 WIB

Dua Mesin Ekonomi Digeber, Pemerintah Paksa Perbankan Salurkan Kredit

Saturday, 23 May 2026 - 22:26 WIB

BTN-KAI Kembangkan 5.400 Hunian TOD di Kawasan Strategis

Tuesday, 12 May 2026 - 18:19 WIB

Menkeu: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I-2026

Berita Terbaru

foto ist

Hukum

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pejabat BGN Tersangka Korupsi MBG

Thursday, 4 Jun 2026 - 00:04 WIB