LPDB-KUMKM Luncurkan Aplikasi RDK sebagai Inovasi Digital Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Tuesday, 10 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Inovasi dan digitalisasi merupakan komponen penting dalam mendukung kinerja Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) dalam menyalurkan dana bergulir di Indonesia.

Setelah melakukan serangkaian inovasi digital mulai dari e-proposal, cash management system, online disbursement system, dan Geodinas yang merupakan aplikasi pemantauan perjalanan dinas LPDB-KUMKM secara digital melalui geotagging.

Selain itu, ada aplikasi Ridi atau Room of Incubation Development Over Internet (RiDi) yang merupakan aplikasi program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM serta platform e-LPDB.

Dan yang terbaru adalah LPDB-KUMKM resmi meluncurkan Aplikasi Rapat Diluar Kantor (RDK), aplikasi ini merupakan inovasi dalam upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan rapat di luar kantor.

Sebelumnya, pengelolaan administrasi kegiatan RDK masih dilakukan secara manual, mulai dari pembuatan daftar hadir hingga pertanggungjawaban kegiatan. Dengan adanya aplikasi ini, seluruh proses tersebut kini dapat dilakukan secara online dan terintegrasi, sehingga lebih efisien dari segi waktu dan sumber daya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang hadir dalam peluncuran aplikasi ini menyampaikan apresiasi atas inisatif LPDB-KUMKM dalam meningkatkan inovasi dan transformasi digital.

“Saya menyampaikan apresiasi atas inovasi ini, harapannya dengan aplikasi ini transparansi dan akuntabilitas bisa terus ditingkatkan. Saya melihat LPDB-KUMKM ini punya peran yang sangat vital di dalam UMKM, kami ingin LPDB-KUMKM jadi agent of change tidak seperti lembaga pembiayaan biasa,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat peluncuran Aplikasi RDK LPDB-KUMKM di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (9/9/2024).

Menurut Menteri Koperasi dan UKM, sebagai lembaga pembiayaan, integritas dan kepercayaan menjadi dua kunci utama dalam tata kelola lembaga yang sehat.

“Sebagai lembaga pembiayaan memang penting soal trust atau kepercayaan, utamanya LPDB-KUMKM dengan pembina keuangan yakni Kementerian Keuangan semakin dipercaya, bahkan Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ini sangat senang sekali dengan perkembangan yang terjadi di LPDB-KUMKM. Dengan corporate culture yang sehat, maka enak bekerja di lembaga yang sudah dapat kepercayaan tinggi dari publik akan terlihat gagah dan terhormat,” kata Teten Masduki.

See also  Kemendagri Gelar Diklat, Tingkatkan Kontribusi Pajak Daerah dan Dorong Daerah Terapkan Standar Pelayanan Minimal

Menteri Teten berharap, inisiatif inovasi yang sudah dibangun oleh LPDB-KUMKM bisa memberikan manfaat kepada masyarakat banyak utamanya pelaku koperasi dan UMKM.

“Pokoknya LPDB-KUMKM membanggakan, ini harus kokoh dan ditopang oleh semua pihak, mulai dari sistem yang kuat, corporate culture yang kuat, dan komitmen kuat, kita ingin membangun ekonomi indonesia melalui koperasi,” kata Teten.

Bangun Integritas dan Akuntabilitas

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, aplikasi ini dibangun dalam rangka meningkatkan kinerja dan juga integritas, serta akuntabilitas LPDB-KUMKM kedepan.

“Aplikasi ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan tata kelola lembaga yang baik dan memberikan kemudahan bagi seluruh insan LPDB-KUMKM dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo.

Supomo menambahkan, kegiatan Rapat Diluar Kantor (RDK) merupakan salah satu kegiatan rutin yang sering dilaksanakan oleh LPDB-KUMKM dalam menjalankan tugas dan fungsinya penyaluran dana bergulir.

“Namun, selama ini pengelolaan administrasi terkait kegiatan RDK masih dilakukan secara manual, mulai dari pembuatan daftar hadir hingga pertanggungjawaban kegiatan. Hal ini tentunya menyita waktu dan sumber daya yang cukup besar, serta berpotensi menimbulkan risiko terjadinya kesalahan atau ketidakakuratan data,” tambah Supomo.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, LPDB- KUMKM telah mengembangkan Aplikasi RDK yang memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari Integrasi Online yakni seluruh proses kegiatan RDK, mulai dari pra pelaksanaan hingga pasca pelaksanaan, dapat dilakukan secara online melalui aplikasi ini.

Efisiensi Proses

“Efisiensi Waktu dalam hal ini dengan aplikasi, proses pengelolaan administrasi RDK menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif,” kata Supomo.

Selanjutnya adalah peningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dengan Aplikasi RDK memungkinkan seluruh data terkait kegiatan RDK tercatat secara sistematis dan transparan, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas dan mempermudah proses audit.

See also  One Way Yang Dijadwalkan Selesai Pukul 12.00 WIB Hari Ini, Akan Terus Dilanjutkan

Supomo berharap dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas seluruh pegawai, serta memberikan kontribusi yang positif bagi pencapaian tujuan organisasi.

“Inovasi Aplikasi RDK ini sejalan dengan semangat core values LPDB-KUMKM, yaitu Berakhlak. Dengan berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, kita terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh stakeholder,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:30 WIB

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putra Bidik Perunggu Asian Games 2026

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim  / foto ist

Hukum

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun

Thursday, 24 Sep 2026 - 18:24 WIB

Berita Terbaru

Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Thursday, 24 Sep 2026 - 16:36 WIB