Industri Petrokimia Bernilai Rp59 Triliun di Cilegon akan Produksi Komersial pada Maret 2025

Thursday, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 DAELPOS.com– Setelah mangkrak selama enam tahun, proyek investasi besar-besaran di sektor petrokimia senilai Rp59,37 triliun milik PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) akhirnya siap beroperasi. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melakukan kunjungan ke kawasan industri PT LCI untuk meninjau secara langsung kesiapan perusahaan memulai produksi komersialnya pada bulan Maret 2025, Rabu pagi (11/09) di Cilegon.

“Saya sangat mengapresiasi PT Lotte Chemical Indonesia juga dukungan dari pemerintah daerah sehingga pembangungan pabrik petrokimia ini sudah hampir selesai, kurang lebih 98,7%. Diharapkan bulan Maret nanti sudah mulai produksi dan bulan Mei sudah mulai ekspor,” ungkap Rosan dalam keterangan pers sesaat setelah mengunjungi fasilitas produksi yang dibangun di atas lahan seluas 110 Ha tersebut.

PT LCI merupakan salah satu proyek investasi yang berhasil difasilitasi pemerintah pasca pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2021. Setelah menghadapi berbagai kendala perizinan dan tumpang tindih lahan, proyek ini berhasil dimulai kembali konstruksinya pada April 2022.

Proyek PT LCI mencakup pembangunan fasilitas petrokimia untuk memproduksi polypropylene serta produk hilir lainnya seperti butadiene, dan BTX (benzene, toluene, xylene). Produk-produk ini akan menjadi bahan baku penting bagi berbagai industri seperti pembuatan botol, ban, cat, peralatan medis, hingga pengusir serangga.

“Industri ini sangat penting untuk hilirisasi di Indonesia. Tentunya di saat yang bersamaan, perusahaan juga menyerap 14 ribu tenaga kerja. Hanya 4% tenaga kerja dari Korea. Dari segi penyerapan tenaga kerja, teknologi, industrialisasi, dan ekspor, ini memberi dampak positif bagi Indonesia, terutama di daerah Cilegon,” ungkap Rosan.

See also  Polri Siapkan Strategi Pengamanan Selama Libur Nataru

Rosan juga menekankan bahwa pemerintah memiliki kebijakan insentif super tax deduction hingga 200% bagi perusahan yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi. Hal ini menjadi wujud upaya Pemerintah Indonesia untuk memastikan bahwa tidak hanya perusahaan yang tumbuh dan berkembang tetapi juga sumber daya manusia di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, President Director PT LCI Yim Dong Hee, juga mengapresiasi kehadiran Menteri Investasi/Kepala BKPM ke fasilitas produksi LCI hari ini. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah atas setiap perkembangan investasi yang terjadi di LCI.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Investasi dan pemerintah daerah. Tahun depan, kami siap berproduksi, kami harap dapat kembali mengundang pemerintah ke sini,” ujar Yim Dong Hee.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, investasi PT Lotte Chemical Indonesia tercatat sebagai penanaman modal asing (PMA) asal Malaysia, karena mayoritas pemegang saham (51%) adalah Lotte Chemical Titan Holding Bhd, yang berbasis di Malaysia. Selama 10 tahun terakhir, Malaysia menempati peringkat kelima sebagai negara asal Foreign Direct Investment (FDI) terbesar di Indonesia, dengan total investasi mencapai USD21,86 miliar. Korea Selatan, sebagai negara asal pemegang saham minoritas di PT LCI, menempati peringkat ketujuh dengan total investasi sebesar USD18,20 miliar. Kehadiran kedua negara ini dalam proyek petrokimia strategis menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap potensi pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi Indonesia. (*)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional
Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri
Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026
UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina
Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global
BKPM dan Pemprov Bali Resmikan Desk Investasi untuk Perkuat Pengawasan PMA
Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026
Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

Berita Terkait

Wednesday, 28 January 2026 - 18:48 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional

Tuesday, 27 January 2026 - 22:21 WIB

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Monday, 26 January 2026 - 23:00 WIB

Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026

Friday, 23 January 2026 - 20:24 WIB

UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Friday, 23 January 2026 - 14:28 WIB

Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Sambangi Peternakan Telur Omega di Serang

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:02 WIB

Olahraga

Proliga 2026 Phonska Plus Janjikan Sapu Bersih Laga di Kandang

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:00 WIB