Wujudkan Konstruksi Fase Keempat Tahun 2025, PT Nippon Shokubai Indonesia Kucurkan Rp1,69 T

Thursday, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com –Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengapresiasi komitmen PT Nippon Shokubai Indonesia dalam mengembangkan industri petrokimia di tanah air. Tahun 2025, perusahaan itu akan memulai konstruksi fase keempat di Cilegon dan diharapkan tahun 2027 sudah bisa beroperasi.

“Saya mengapresiasi Nippon Shokubai yang sudah berinvestasi dari tahun 1996. Saya datang sudah (pembangunan) fase keempat dengan nilai perluasan sekitar Rp1,69 triliun (USD110 juta),” ujar dia saat melakukan kunjungan ke fasilitas PT Nippon Shokubai Indonesia di Cilegon, Provinsi Banten, untuk meninjau perkembangan investasi perusahaan asal Jepang tersebut di Indonesia.

Ia mengatakan, pemerintah Indonesia sangat menjaga investasi yang sudah ada di tanah air. Tidak hanya investasi yang baru, tetapi yang sudah masuk juga harus dijaga dengan baik, katanya.

“Ini dilakukan agar menjadi marketing tools words of mouth kepada investor-investor lainnya untuk berinvestasi di Indonesia,” papar Rosan.

Historis Komersialisasi Nippon Shokubai Indonesia

Data Kementerian Investasi/BKPM mencatat PT Nippon Shokubai Indonesia pertama kali memulai produksi komersialnya pada tahun 1999 dengan fasilitas pertama. Sejak itu, perusahaan terus melakukan ekspansi, dengan fasilitas kedua mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2014 dan fasilitas ketiga pada tahun 2023.

Perluasan ini, lanjutnya, diharapkan tidak hanya memberikan dampak bagi perusahaan tapi juga harus berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Pada fase keempat ini rencananya mulai konstruksi di 2025 dan diharapkan tahun 2027 sudah bisa berproduksi. Ini juga akan meningkatkan peran dan SDM di Cilegon sehingga bisa bertumbuh dan berkembang. Pemerintah punya program vokasi dan training untuk mendukung hal ini,” tambah Rosan.

Sebelumnya, PT Nippon Shokubai Indonesia mengumumkan rencana untuk melakukan perluasan industri keempat dengan investasi sekitar Rp1,69 triliun (USD110 juta). Fasilitas baru ini akan mulai dibangun pada tahun 2025 dan direncanakan untuk memulai produksi komersial pada tahun 2027.

See also  Pertamina Gas, Raih 4 Predikat di Ajang TKMPN 2025

Fasilitas keempat tersebut akan difokuskan untuk memproduksi Superabsorbent Polymer (SAP) pertama di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 50.000 ton per tahun. Produk SAP ini sangat penting dalam industri manufaktur, terutama untuk produk-produk seperti popok, pembalut, dan barang-barang lainnya yang memerlukan daya serap tinggi.

“Selama berada dalam koridor hukum yang baik dan benar, kami akan mendukung dan memfasilitasi penuh investasi Nippon Shokubai. Pemerintah juga memiliki program Super Tax Deduction, bisa mendapatkan tax insentif sampai 200%,” tambah Rosan lagi.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong investasi asing yang dapat memberikan nilai tambah bagi industri nasional dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Total investasi Jepang di Indonesia selama lima tahun terakhir telah mencapai lebih dari USD19 miliar, dengan sektor-sektor utama meliputi industri kendaraan bermotor, listrik dan gas, serta perumahan dan kawasan industri.

PT Nippon Shokubai Indonesia menjadi salah satu contoh sukses bagaimana perusahaan Jepang terus memperkuat kehadirannya di Indonesia melalui investasi berkelanjutan. (*)

 

Berita Terkait

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak
Epson Indonesia Ajak Media Main Padel Sebelum Buka Puasa Bersama
OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026
BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026
Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut

Berita Terkait

Tuesday, 21 April 2026 - 18:35 WIB

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Friday, 3 April 2026 - 02:25 WIB

Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar

Wednesday, 1 April 2026 - 16:41 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Wednesday, 1 April 2026 - 16:25 WIB

Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak

Thursday, 12 March 2026 - 00:59 WIB

Epson Indonesia Ajak Media Main Padel Sebelum Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Berita Utama

Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Stok Aman

Wednesday, 22 Apr 2026 - 14:04 WIB