Gus Halim: Kebersihan Harus Jadi Prioritas Utama Desa Wisata

Monday, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, menekankan pentingnya kebersihan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan desa wisata. Dengan demikian desa wisata akan mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung dan menjadi daya tarik tersendiri.

“Saya pesan agar urusan kebersihan betul-betul jadi prioritas utama. Air, MCK dan lain-lain harus lengkap harus bersih,” tegas Gus Halim saat memberi arahan dalam acara Malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN), Penggerak Swadaya Masyarakat, dan Tenaga Pendamping Profesional 2024 telah digelar di Nusa Dua, Bali pada Sabtu (28/9/2024).

Selain aspek kebersihan, Gus Halim juga menyoroti pentingnya menjaga kearifan lokal dalam pengembangan desa wisata. Menurutnya, pembangunan desa wisata harus tetap berakar pada budaya asli desa yang telah diwariskan turun-temurun, meskipun desa juga perlu terbuka untuk mengadopsi unsur-unsur budaya baru yang positif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengembangan desa wisata tidak tercerabut dari identitas asli desa.

“Dalam pengembangan desa wisata, tidak boleh melupakan kearifan lokal. Adaptasi budaya baru itu boleh saja, tapi harus tetap mempertahankan nilai-nilai baik dari budaya lama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Halim menekankan pentingnya aspek hospitality (keramahtamahan) dalam pengelolaan desa wisata. Setiap pengunjung harus disambut dengan sikap ramah dan pelayanan yang baik agar mereka merasa nyaman. Konsep hospitality ini, menurutnya, menjadi salah satu kunci keberlanjutan bisnis pariwisata di desa.

“Selain kebersihan, keramahtamahan juga harus dijaga. Jika pelayanan di desa wisata ramah, maka bisnis pariwisata di desa tersebut akan bertahan dalam jangka panjang,” kata Gus Halim.

Gus Halim juga mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 25.508 desa yang memiliki potensi wisata di Indonesia, namun belum semuanya terintegrasi
Dengan potensi yang besar ini, Gus Halim berharap desa-desa dapat segera membangun kerja sama dengan BUMDesa agar seluruh potensi wisata dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyaraka.

See also  Menteri Mahfud Kukuhkan Komisioner KPI dan Dewas LPP TVRI

Acara Malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian, kepala daerah, hingga para penggerak desa. Mereka mendapatkan apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan pengembangan desa wisata di wilayah masing-masing.

Berita Terkait

Peringatan Haornas ke-43, Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat
Kementerian Transmigrasi Serahkan 100 Unit RTJK di Kampung Domande, Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Lokal
Menkeu Tunggu Hitungan BNPB soal Anggaran Bencana
Kementerian PU Hadirkan JIAT di Tengah Kekeringan, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Produktif
Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR
Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB
Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar
Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 16:49 WIB

Kementerian Transmigrasi Serahkan 100 Unit RTJK di Kampung Domande, Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Lokal

Wednesday, 9 September 2026 - 16:36 WIB

Menkeu Tunggu Hitungan BNPB soal Anggaran Bencana

Wednesday, 9 September 2026 - 14:42 WIB

Kementerian PU Hadirkan JIAT di Tengah Kekeringan, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Produktif

Tuesday, 8 September 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR

Tuesday, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Thursday, 10 Sep 2026 - 13:51 WIB