Dorong Eksplorasi Mineral Indonesia, Kementerian ESDM Jalin Kerja Sama Trilateral

Wednesday, 16 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) memulai kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Kyoto, Jepang, untuk meningkatkan kedaulatan sumber daya alam. Dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan potensi mineral yang ada di Indonesia secara strategis, kolaborasi ini berkonsentrasi pada pengembangan teknologi eksplorasi mineral yang lebih canggih.

Kepala PSDMBP Agung Pribadi, menyampaikan bahwa kerja sama trilateral ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam bidang eksplorasi mineral, sehingga Indonesia dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya alamnya. Bahkan, Agung mengatakan pihak akan berusaha sebaik mungkin menyukseskan penyelidikan tersebut.

“Kita akan berusaha sebaik mungkin menyukseskan penyelidikan ini, antara lain dengan menyediakan sampel-sampel batuan yang diperlukan, seperti yang telah diambil dari beberapa lokasi di Indonesia, yaitu dari daerah Banten, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Utara,” ujarnya saat menghadiri rapat pembahasan kerja sama Trilateral yang berlangsung di Ruang Rapat Korundum, Gd. A.F. Lasut X, Lantai 2, PSDMBP, Bandung, Senin, (14/10).

Rapat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyelidikan bersama yang telah dimulai sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Geologi dan ITB pada 11 Agustus 2023. Kerja sama ini mencakup bidang eksplorasi sumber daya, terutama mineral, yang memiliki potensi strategis di Indonesia.

Di sisi lain, ITB telah lama bekerja sama dengan Universitas Kyoto untuk mengembangkan teknologi eksplorasi energi panas bumi di Indonesia. Di bawah skema SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development), yang didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Science and Technology Agency (JST), proyek BAGUS (Beneficial and Advance Geothermal Use System) telah melibatkan kedua universitas ini sejak April 2015.

See also  Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih

Salah satu hasil yang paling menonjol dari kerja sama ini adalah publikasi ilmiah yang berisi temuan-temuan terbaru dalam bidang eksplorasi mineral. Publikasi ilmiah ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting bagi komunitas ilmiah dan industri pertambangan baik di dalam maupun luar negeri.

“Hasil yang diharapkan adalah pengembangan teknik dan analisis komposisi mineral yang lebih baik, serta peningkatan kemampuan dalam karakterisasi dan teknik ekstraksi yang lebih efisien. Semua ini akan membantu secara lebih luas dalam mengoptimalkan sumber daya mineral di Indonesia,” terangnya.

“Specifying Control Factors on Ore Chemical Composition of Hydrothermal Deposits through Factor Analysis” adalah topik penyelidikan yang diajukan Universitas Kyoto dalam kerja sama ini. Ini terlihat dari presentasi Prof. Katsuaki Koike tentang studi komposisi unsur-unsur, analisis, dan mekanisme terjadinya mineralisasi di Jepang. Dengan presentasi ini, diharapkan Universitas Kyoto dapat melakukan kajian yang sama di Indonesia, atau dengan kata lain dapat melakukan kajian perbandingan.

Rapat kali ini dihadiri Prof. Mohamad Nur Heriawan, Ph.D. dari Teknik Pertambangan ITB, sementara Prof. Katsuaki Koike dari Environmental Geosphere Engineering Laboratory, Universitas Kyoto, dan Taiki Kubo, salah seorang peneliti dari Universitas Kyoto. Dari PSDMBP hadir Kepala PSDMBP Ir. Agung Pribadi, M.Sc., didampingi oleh Ketua Tim Kerja Keprospekan dan Evaluasi Sumber daya dan Cadangan Mineral Moehamad Awaludin, S.T., M.T., beserta staf PSDMBP lainnya.

Di akhir sambutannya, Agung menambahkan, kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi PSDMBP, antara lain dengan meningkatkan kompetensi para pegawai PSDMBP yang ikut terlibat dalam penyelidikan tersebut. “Jadi hasilnya, bukan sekadar publikasi ilmiah yang dapat menjadi referensi penting bagi komunitas akademis dan industri dalam upaya optimalisasi sumber daya alam yang ada di Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait

Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital
Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik
Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa
Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal
Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Berita Terkait

Sunday, 27 September 2026 - 23:04 WIB

Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom

Saturday, 26 September 2026 - 23:12 WIB

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 September 2026 - 20:59 WIB

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Friday, 25 September 2026 - 14:39 WIB

Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT

Friday, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Bekali UMK Agar Siap Hadapi Buyer Global

Monday, 28 Sep 2026 - 12:24 WIB

News

Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur

Monday, 28 Sep 2026 - 11:35 WIB

foto ist

Olahraga

Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand

Monday, 28 Sep 2026 - 09:54 WIB

Energy

Dosen ITPLN Unjuk Peran di Forum Energi ASEAN di BSD

Monday, 28 Sep 2026 - 08:57 WIB