LaNyalla Ajak KADIN Jatim Satukan Irama dengan Kabinet Merah Putih

Monday, 28 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Sebagai forum pengusaha yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) diharapkan dapat mendukung penuh dan dan satu irama dengan program yang telah dirancang oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu yang ditegaskan Ketua Dewan Penasehat KADIN Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat menyampaikan Keynote Speech pada acara KADIN Jatim Bisnis Forum yang diselenggarakan di Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Minggu (27/10/2024).

“KADIN, termasuk KADIN Jawa Timur, harus mendukung penuh Peta Jalan Pemerintah dan Kabinet Merah Putih ini. Kita harus satu irama. Karena tantangan seberat apapun akan dapat kita selesaikan dengan satu tekad bersama. Kerja sama dan sumbangsih positif dari seluruh elemen bangsa tanpa kecuali dan tanpa syarat,” kata LaNyalla pada acara yang mengambil tema ‘Menyongsong Pembangunan Ketahanan Ekonomi Nasional Bersama Kabinet Merah Putih’ itu.

Berangkat dari hal tersebut, Ketua DPD RI ke-5 itu menegaskan jika KADIN Jatim Bisnis Forum ini sangat penting. Sebabnya, kata LaNyalla, ini adalah momentum bagi kita semua, seluruh stakeholder dunia usaha dan dunia industri di Jawa Timur menyatukan tekad untuk lebih serius menghadapi tantangan ekonomi global, regional dan lokal, yang masih dihadapkan kepada situasi yang penuh dinamika.

Menurut LaNyalla, tantangan ekonomi global akibat ketegangan geopolitik dan perang Rusia-Ukraina serta Timur Tengah, memberi efek berantai kepada semua negara di dunia, termasuk Indonesia. Ancaman krisis ekonomi atau penurunan daya beli global yang melanda sejumlah negara, pasti berdampak kepada Indonesia.

“Untuk itu, semua pengusaha harus beradaptasi dengan cepat melakukan efisiensi di semua lini. Sekaligus menjalin hubungan yang lebih intens dan sinergi dengan para pembuat kebijakan, dalam hal ini pemerintah, baik di tingkat pusat, maupun di daerah,” tutur LaNyalla.

See also  Kunjungi Riau, Menteri LHK Rapat Maraton di Lapangan

Saat ini, lanjut anggota DPD RI asal Jatim itu, ada harapan besar yang digantungkan kepada pemerintahan baru melalui Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebagaimana telah disampaikan pada saat pelantikan di Gedung MPR RI 20 Oktober lalu, Presiden akan mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan memangkas semua kebocoran dan mengubah orientasi pembangunan, dengan mengedepankan kepentingan nasional di atas segalanya.

“Ini tentu harus kita sambut dan dukung. Karena perlindungan kepada dunia usaha dan industri di dalam negeri adalah bagian dari kepentingan nasional itu sendiri,” tegas LaNyalla.

Di sisi lain, LaNyalla bersyukur bahwa apa yang disampaikan Presiden pada pidato pertama pada saat pelantikan itu, sesuai dan tetap dalam koridor visi misi besar yang telah disampaikan pada Pemilihan Presiden bulan Februari lalu. Di mana titik tekan pembangunan ekonomi adalah ekonomi yang berlandaskan Pancasila.

“Sehingga ekonomi yang berkeadilan menjadi inti dari pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Di mana salah satunya yang menjadi fokus dalam misi pembangunan Kabinet Merah Putih adalah memastikan industri di dalam negeri berjalan dengan sehat, sehingga terjadi penyerapan tenaga kerja, serta pembangunan Sumber Daya Manusia,” ulas LaNyalla.

Pun halnya dengan prioritas ketahanan di sektor pangan dan energi, yang menurut LaNyalla akan memastikan pergerakan ekonomi tidak mengalami hambatan.

Untuk itu, LaNyalla berharap KADIN, khususnya KADIN Jatim, harus aktif memberikan masukan kepada kementerian teknis, terutama kementerian di bidang ekonomi.

“Menteri Perindustrian wajib melakukan proteksi secara maksimal kepada industri di dalam negeri, terutama sektor manufaktur yang sedang menderita. Menteri Perindustrian juga harus mendorong lahirnya industri-industri rintisan di
dalam negeri, yang ditargetkan untuk dapat mensubtitusi barang impor. Sehingga, Menteri Perdagangan juga harus membatasi impor barang yang mematikan industri di dalam negeri,” demikian LaNyalla.

See also  Sinergi Kementan-TNI Perkuat Produksi Melalui Optimasi Lahan dan Pompanisasi

Pada forum itu, sejumlah narasumber berkompeten dihadirkan, di antaranya Prof Zakik Basalamah, Dr Edi Purwanto, Dr Nurul Indah Susanti dan Adik Dwi Putranto.

Hadir sejumlah tamu undangan di antaranya Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsyad Rasyid, Political and Economic Chief Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Jawa Timur, Erlangga Satriagung, Ketua Umum KADIN Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, Ketua Umum Kadin Gorontalo Muhalim Djafar Litty dan para Ketua Kadin Kabupaten/Kota se Jatim serta ketua asosiasi dan himpunan.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Berita Terbaru

Energy

Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Hemat Biaya hingga 30%

Saturday, 26 Sep 2026 - 07:44 WIB

Berita Terbaru

Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa

Saturday, 26 Sep 2026 - 07:35 WIB

Nasional

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Saturday, 26 Sep 2026 - 07:30 WIB