Mendagri: Prabowo – Gibran Komitmen Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga

Tuesday, 29 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkomitmen untuk mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga barang dan jasa.

Komitmen ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam keterangan resmi saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada Senin (28/10/2024).

Tito menegaskan, dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo telah menggarisbawahi pentingnya upaya pengendalian inflasi yang harus terus ditingkatkan.

“Beliau (Presiden Prabowo) menyampaikan bahwa pengendalian inflasi dan stabilitas harga barang dan jasa sangat penting agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Tito.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menunjukkan perhatian tinggi terhadap persoalan kemiskinan, yang mencakup bidang perumahan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta koperasi.

Di jangka menengah, Presiden akan fokus pada program swasembada pangan dan energi. Oleh karena itu, Tito mendorong pemerintah daerah untuk mendukung kesuksesan program-program tersebut.

“Semuanya bukan hanya untuk kepentingan pusat, tetapi juga untuk kepentingan rakyat. Hal ini tentunya akan membawa nama baik bagi kepala daerah,” ujarnya.

Dalam konteks pengendalian inflasi, Tito menyampaikan bahwa Kemendagri telah menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah sejak 2022.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini angka inflasi sudah lebih terkendali. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 6 Oktober 2024, inflasi year on year (yoy) pada September 2024 sebesar 1,84 persen. Menurut Tito, angka ini masih berada dalam jangkauan target pemerintah pusat.

“Range inflasi yang ditargetkan adalah 2,5 persen dengan toleransi +/- 1 persen. Artinya, angka inflasi paling rendah 1,5 persen dan paling tinggi 3,5 persen. Ini merupakan strategi kita, strategi nasional Indonesia,” kata Tito.

See also  Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pasar Pon Trenggalek

Menurutnya, penetapan target tersebut didasari oleh fakta bahwa Indonesia adalah negara konsumen sekaligus produsen.

Tito menekankan pentingnya keseimbangan angka inflasi untuk menjaga pengendalian harga agar tidak memberatkan konsumen dan produsen.

“Bila inflasi terlalu tinggi, masyarakat, terutama yang berada dalam kategori tidak mampu, akan mengalami tekanan. Sebaliknya, jika inflasi terlalu rendah, para produsen akan kesulitan menutupi biaya operasional mereka,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam
Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut
Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Tuesday, 29 September 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Tuesday, 29 September 2026 - 09:43 WIB

Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Tuesday, 29 September 2026 - 00:12 WIB

Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 Sep 2026 - 22:54 WIB

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB